PKL Tergugat Rp1,2 M Siap Mediasi dengan Penggugat

Patricia Vicka    •    Rabu, 30 Sep 2015 13:42 WIB
sengketa lahan
PKL Tergugat Rp1,2 M Siap Mediasi dengan Penggugat
PKL di Yogyakarta yang digugat pengusaha sebesar Rp1,2 miliar. (Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Lima orang pedagang kaki lima (PKL) di Yogyakarta yang digugat Rp1,2 miliar siap bermediasi dengan penggugat, yakni pengusaha Eka Ariyawan.

Kuasa hukum PKL, Rizky Fatahillah mengatakan pihaknya dan kelima PKL siap bertemu dengan kuasa hukum dan pengusaha Eka Ariyawan untuk mencari jalan tengah dan solusi.

"Proses perdamaian di luar pengadilan sangat dihormati pengadilan. Kita menyanggupi untuk mediasi untuk menunjukkan itikad baik dari kami. Kita bukan pihak yang ngotot-ngototan. Kita mau berdiskusi dengan Eka Ariyawan," tuturnya di Yogyakarta, Rabu (30/9/2015).

Rizky mengatakan permasalahan terkait kuasa surat penggunaan tanah keraton bukan pertama kalinya menimpa warga Yogyakarta. Ia menyayangkan sikap Keraton Yogyakarta yang lepas tangan saat terjadi peristiwa penggusuran.

Baca: PKL Yogyakarta akan Dipertemukan dengan Eka Aryawan

"Banyak pemegang kekancingan (kuasa pemegang lahan keraton) yang semena-mena dengan rakyat. Yang kita sayangkan, ketika persoalan terkait kekancingan muncul, Keraton Yogyakarta baru menanggapi setelah diberitakan di media," kata anggota LBH Yogyakarta ini.

Sebelumnya, ia mengatakan ada permasalahan serupa terjadi di pantai Watu Kodok, Gunung Kidul. 
"Penduduk di sekitar Watu Kodok tiba-tiba digusur semena-mena oleh pihak pemegang kekancingan. Padahal penduduk sudah berpuluh-puluh tahun berjualan di sana," tutupnya.


(SAN)