INSW Beri Kepastian Usaha dan Optimalisasi Penerimaan Negara

Eko Nordiansyah    •    Rabu, 30 Sep 2015 14:44 WIB
deregulasi
INSW Beri Kepastian Usaha dan Optimalisasi Penerimaan Negara
Menko Perekonomian Darmin Nasution. (MI/PANCA SYURKANI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution menyebutkan, sistem portal Indonesia National Single Window (INSW) akan memberikan kepastian bagi dunia usaha terkait lamanya izin ekspor-impor. INSW juga dinilai mampu mengoptimalkan penerimaan negara.

"Dengan pelayanan perizinan lewat INSW dapat meningkatkan kepastian usaha dan efisiensi serta optimalisasi penerimaan negara," tuturnya di kantor Kementerian Keuangan, Jalan Dr. Wahidin, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2015).

Darmin menambahkan, saat menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) dirinya pernah mengeluarkan kebijakan menghubungkan informasi mengenai apakah ekspor masuk sebagai devisa atau tidak. "Ini (INSW) lebih canggih lagi untuk mengetahui itu," sambung dia.

Sistem INSW juda dapat mengetahui adanya data ganda yang digunakan importir untuk menghindari biaya pajak pertambahan nilai (PPN).

"Waktu saya Dirjen Pajak, banyak perusahaan punya izin mengimpor itu satu alamat ada 32 izin, orangnya satu sebenarnya. Itu memusingkan dalam PPN impor dan sebagainya. Dengan INSW ini bisa diselesaikan," jelas dia.

Selain itu, sistem INSW bisa meminimalisir proses dwelling time serta mengetahui sejauh mana perizinan sedang diproses. INSW juga akan mengurangi birokrasi tatap muka yang dinilai bisa menghambat arus barang dan membebani dunia usaha dengan banyaknya biaya nonformal.

"Sebetulnya ini lebih luas dari sekadar Asean. Ini juga meng-cover negara lain. INSW ini bentuk fasilitasi perdagangan yang memegang kunci tidak hanya perdagangan intra ASEAN tapi juga reformasi birokrasi dalam pelayanan publik dalam ekspor impor di pelabuhan," pungkas dia.




(AHL)