Sumbangan Dakwah PKS kembali Disinggung di Pengadilan Tipikor

   •    Jumat, 16 Aug 2013 16:08 WIB
  Sumbangan Dakwah PKS kembali Disinggung di Pengadilan Tipikor
MI/M.Irfan/ip

Metrotvnews.com, Jakarta: Permintaan sumbangan sebesar Rp1 miliar yang diklaim untuk kegiatan dakwah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kembali disinggung dalam keterangan dua Direktur PT Indoguna Utama (IU), Arya Abdi Effendi dan Djuard Effendi.

Dalam sidang lanjutan suap impor daging sapi yang digelar di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (16/8), keduanya menerangkan, sumbangan dakwah PKS tersebut diberikan ke Ahmad Fathanah setelah ada komitmen untuk memprioritaskan PT Indoguna mendapatkan kuota daging sapi impor. Namun, kesaksian tersebut menjadi tanda tanya.

"Kalau sumbangan, Kenapa enggak ke yayasan, seperti yayasan yatim piatu, atau ke tempat ibadah? Ini ko ke Fathanah?" tanya Hakim Anggota Djoko Subagio kepada Djuard saat bersaksi untuk terdakwa Ahmad Fathanah.

Djuard diam dan tidak bisa menjawab. Hakim akhirnya bertanya ke saksi lain, Arya Abdi Effendi.

Arya kembali menegaskan bila Ahmad Fathanah pernah meminta sumbangan Rp 1 miliar ke pihak perusahaannya untuk acara safari dakwah Partai Keadilan Sejahtera (PKS). "Untuk sumbangan dakwah, perjalanan ke daerah untuk PKS," ucap Arya.

Hakim lantas menanyakan mekanisme permintaan sumbangan di PT Indoguna Utama. "Bagaimana mekanisme sumbangan di PT Indoguna Utama? Apa pakai proposal atau bagaimana?" tanya Djoko.

"Tidak ada yang mulia. Itu bagaimana cara orang bicaranya, (bila disetujui) kita prove, ya kami sumbang. Lalu saya BBM (blackberry messenger) kakak saya siapkan dana Rp 1 Miliar, untuk Fathanah itu," jawab Arya.

Belakangan, Arya mengungkapkan pernah dijanjikan akan dibantu Fathanah dalam pengurusan penambahan kuota impor daging sapi tahun 2013 untuk Indoguna Utama. "Kalau ada penambahan kuota, kamu (Indoguna) itu yang akan diprioritaskan, itu yang dijanjikan Ahmad Fathanah," kata Arya.

Menurut Arya, Fathanah menyampaikan itu saat bertemu dengan Ahmad Fathanah di restoran Angus Steak, Senayan City pada 28 Januari 2013. Pertemuan tersebut juga dihadiri juga oleh Dirut Indoguna, Maria Elizabeth Liman.

"Pak Ahmad Fathanah mengatakan iya nanti saya bantu juga Pak Dio (Panggilan Arya) kalau ada penambahan kuota akan diprioritaskan," tukasnya.

Keesokan harinya, uang Rp 1 miliar diserahkan ke Fathanah di kantor Indoguna. Arya mengaku Indoguna hanya menyiapkan Rp 500 juta. Sedangkan sisanya, berasal dari duit Rudy Susanto, Komisaris PT Berkat Mandiri Prima yang diminta Arya.

"Saya bahas saya butuh dana sumbangan, you mau ikut partisipasi? Saya bilang kita bagi dua dulu deh," ujar Arya menirukan pembicaraanya dengan Rudy di telepon.