Indonesia Mudah Terprovokasi Isu Luar Negeri

LB Ciputri Hutabarat    •    Kamis, 01 Oct 2015 12:41 WIB
terorisme
Indonesia Mudah Terprovokasi Isu Luar Negeri
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris Saud Usman Nasution. (Foto:MI/Taufan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Warga Indonesia dinilai mudah terprovokasi, apalagi menyangkut isu dari luar negeri. Banyak kejadian terorisme di Tanah Air, dilatari dendam akibat  kejadian dari luar Indonesia.
 
"Contohnya, bom Bali. Itu terjadi karena masalah peristiwa WTC. Di luar yang bermasalah, tapi dendam dilaksanakan di dalam negeri. Bom JW Marriot juga. Ini yang sulit," kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Saud Usman Nasution di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (1/10/2015).
 
Ia mengungkapkan, terorisme umumnya bukan orang jauh. Mereka acap masyarakat biasa yang gampang diprovokasi. Nah, Usman minta, warga peduli dengan lingkungan sekitar.
 
"Permasalahannya bukan di negara kita. Pelakunya bukan tinggal di hotel atau di mana-mana. Tapi di sekitar kita. Kita perlu peduli dengan teman sekitar, salah satunya optimalisasi FKPT (Forum Komunikasi Penanggulangan Teroris)," ujar Saud.
 
Ia mengungkapkan, Sumber Daya Manusia (SDM) BNPT masih minim. BNPT membentuk sejumlah FKPT di wilayah sebagai bentuk perpanjangan tangan BNPT di daerah.
 
"Kalau hanya mengharapkan 51 personel BNPT tak mungkin. Apalagi tugas cukup besar. Sekarang kami punya 28 FKPT di Indonesia," ujarnya.
 
Saud mengapresiasi FKPT yang aktif melaksanakan kegiatan pencegahan terorime. Karena pencegahan terorisme dapat dilakukan dari bawah.


(FZN)

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

4 hours Ago

KPK kembali memeriksa mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman. Irman diperiksa sebagai saksi un…

BERITA LAINNYA