Harga Rajungan Naik, Pengusaha tak Lantas Dapat Untung

Agus Josiandi    •    Kamis, 01 Oct 2015 14:40 WIB
bisnis
Harga Rajungan Naik, Pengusaha tak Lantas Dapat Untung
Sejumlah perempuan mengolah ranjungan di Pamekasan, MTVN - Agus Josiandi

Metrotvnews.com, Pamekasan: Pelemahan kurs rupiah terhadap Dolar AS membuat harga ekspor rajungan dari Pamekasan, Madura, Jawa Timur, naik. Sayangnya, pengusaha tak serta merta mendapat untung karena terhambat kekeringan.

Muzammil, pengusaha rajungan di Pamekasan, mengaku kondisi yang terjadi dalam dua pekan terakhir itu membuat harga rajungan naik. Semula, harganya Rp350 ribu. Tapi sejak rupiah menyentuh level Rp14.500 per Dolar AS, harga ranjungan naik menjadi Rp400 ribu per Kg.

"Untuk rajungan naik Rp50 ribu per kilo," kata Muzammil,Kamis  (1/10/2015).

Sayangnya, keuntungan tak lantas didapat. Pengusaha harus berurusan dengan musim kemarau sehingga stok rajungan berkurang.

"Masalah lainnya itu, stok rajungan tidak terlalu banyak musim kemarau ini," imbuh Muzammil.

Menurut Muzammil, harga rajungan dipengaruhi kurs rupiah terhadap nilai mata uang asing. Muzammil mengolah dan mengemas makanan laut itu sehingga ia dapat mengekspornya ke sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Jepang, China, dan Korea.


(RRN)

KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Tiga Politikus PDIP di Kasus KTP-el

KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Tiga Politikus PDIP di Kasus KTP-el

1 hour Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mengusut pihak-pihak lain yang diduga terlibat kasus k…

BERITA LAINNYA