Kongres AS Puji Kestabilan Politik dan Ekonomi Indonesia

- 20 Agustus 2013 02:00 wib
MI/Susanto/vg
MI/Susanto/vg

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebanyak lima orang delegasi anggota kongres Amerika Serikat bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam pembicaraan, AS puji pertumbuhan dan kestabilan politik Indonesia.

"Selama 9 tahun terakhir, dengan pertumbuhan ekonomi rata-rata 6 persen, Indonesia secara fakta sudah menjadi contoh bagi negara lain dalam perekonomiannya," kata Ketua Hubungan Internasional Kongres AS Edward Royce usai menemui Presiden SBY di Kantor Presiden, Senin (19/8).

Royce datang bersama rombongannya, David Cicilline yang juga anggota Kongres AS, Kristen Bauer dan Ted Lyng dari kedutaan AS, dan Szu-Nien Su staf dari Royce. Dikatakan Royce, potensi perdagangan Indonesia sangat besar.

"Kami tadi juga membicarakan kesempatan yang luar biasa lebar dalam perdagangan dan investasi. Dengan begitu dapat membawa lebih banyak investasi di Indonesia," kata Royce lagi.

Delegasi Kongres AS itu melakukan kunjungan ke Indonesia selama empat hari. Staf khusus presiden bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah menyebut persoalan politik juga salah satu yang dipuji oleh Kongres AS.

"Mereka secara tegas menyampaikan bahwa Indonesia adalah salah satu contoh dari negara yang berhasil dalam melakukan transformasi politik memajukan ekonomi, mengatasi kemiskinan dan berbagai hal lainnya dengan demikian dijadikan salah satu contoh model negara yang bisa ditiru oleh negara lain yang melakukan reformasi," sebut Faizasyah.

Faizasyah melanjutkan, pujian Kongres AS tersebut membawa kesan positif bagi Indonesia. Menurutnya, perubahan yang terjadi di Indonesia yang sebelumnya selalu dikritik oleh AS ternyata dianggap baik kini.

Lebih jauh, Faizasyah menerangkan kunjungan Kongres AS itu juga menunjukkan Indonesia yang penting dipertahankan kerjasamanya.

"Mereka pada prinsipnya menggaris bawahi kebijakan apa yang dilakukan pemerintah AS terdapat banyak peluang kerjasama diberbagai sektor diantara kedua negara seperti ekonomi dan lainnya.

Mereka menggarisbawahi bahwa Indonesia merupakan negara penting yang kedepannya harus dipertahankan kerjasamanya," tutup Faizasyah.

Dalam pertemuan SBY didampingi oleh Menko Polhukam Djoko Suyanto, Mensesneg Sudi Silalahi, Menlu Marty Natalegawa, Seskab Dipo Alam, Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal. (Fidel Ali Permana)

()

Bakal calon presiden dari PDIP, Joko Widodo. -- Surya Perkasa

Teka-Teki Deklarasi Cawapres Jokowi

24 April 2014 21:51 wib

JOKOWI suguhkan teka-teki tentang cawapresnya.