Kementerian BUMN Usulkan Setoran Didiven BUMN Rp34,16 Triliun di 2016

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 01 Oct 2015 18:40 WIB
bumn
 Kementerian BUMN Usulkan Setoran Didiven BUMN Rp34,16 Triliun di 2016
Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno. Antara/Reno Esnir

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengusulkan penambahan setoran dividen untuk anggaran 2016 sebesar Rp3 triliun dari Rp31,164 triliun menjadi Rp34,164 triliun.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan dividen itu nantinya akan berasal dari perusahaan BUMN. Hal itu dilakukan lantaran, rasio utang terhadap ekuitas masih tergolong kecil.

"Kami putuskan dividen 2016 tambah Rp3 triliun karena kemungkinan target pemerintah tidak dapat dipenuhi pada tahun depan," kata Rini dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR-RI, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (1/10/2015).

Dari total Rp34,164 triliun tersebut, Rini menyebutkan berasal dari perbankan dan non-perbankan yakni sebesar Rp6,944 triliun dan Rp24,219 triliun.

Usulan penambahan jumlah dividen ini dijelaskannya karena peran BUMN sebagai agen pembangunan, kedaulatan energi, pangan, pembangunan infrastruktur dan maritim. Oleh karenanya, Ia menegaskan perlu sekali penambahan jumlah dividen di 2016.

"Maka perlu adanya tambahan dari BUMN," ujar dia.

Lebih lanjut, berdasarkan data BUMN, Rini menyebutkan sampai akhir tahun 2015 diperkirakan hasil realisasi setoran dividen mencapai Rp37,323 triliun dari target APBN-P sebesar Rp36,957 triliun. Berasal dari. Perbankan Rp8,884 triliun dan non-perbankan Rp28,439 triliun.



(SAW)