KPU Godok Draf Pilkada Calon Tunggal

Amaluddin    •    Kamis, 01 Oct 2015 21:26 WIB
pilkada serentak
KPU Godok Draf Pilkada Calon Tunggal
Foto: Ilustrasi/Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Surabaya: Komisi Pemilihan Umum tengah membahas mekanisme baru untuk pemilihan kepala daerah dengan calon tunggal, termasuk salah satunya merevisi peraturan KPU.

Hal itu dilakukan menyusul putusan Mahkamah Konstitusi yang membolehkan daerah dengan calon tunggal untuk tetap menyelenggarakan pilkada serentak pada 9 Desember.

"Besok kita rapat pleno untuk memastikan draf itu sesuai isi keputusan MK," kata Komisioner KPU, Arif Budiman, di Surabaya, Kamis (1/10/2015).

Sejak keputusan MK pada Selasa, 29 September, sore harinya KPU langsung menggelar rapat pleno. Besoknya, 30 September, KPU membuat draf. Dan hari ini KPU membuat simulasi tahapan pilkada.

Draf yang disiapkan berisi klausul tambahan mekanisme calon tunggal. Jika sudah disetujui, maka draf itu akan menjadi acuan dan petunjuk teknis bagi KPU daerah untuk menyelenggarakan pilkada.

Beberapa aturan yang akan direvisi antara lain tata cara pencalonan, kampanye, logistik, desain kotak suara, dan surat suara. "Karena berbeda dengan desain yang sudah ada," kata Arif.

KPU juga akan melakukan simulasi dan menunggu masukan publik terhadap tahapan pilkada dengan calon tunggal. "Kalau tidak ada masukan, kita segera menjadwalkan rapat konsultasi dengan pemerintah dan DPR," katanya.

Mahkamah Konstitusi mengabulkan permohonan uji materi soal calon tunggal dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota. Hasilnya, MK memperbolehkan daerah dengan calon tunggal untuk melaksanakan pemilihan kepala daerah serentak periode pertama pada Desember 2015.

Saat ini terdapat tiga daerah yang memiliki calon tunggal, yakni Kabupaten Timor Tengah Utara, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Tasikmalaya.


(UWA)