Kenaikan Cukai Tembakau Bakal Tambah PHK Industri Hasil Tembakau

Eko Nordiansyah    •    Kamis, 01 Oct 2015 23:46 WIB
bea cukai
Kenaikan Cukai Tembakau Bakal Tambah PHK Industri Hasil Tembakau
Cukai rokok. Antara/Rivan Awal Lingga

Metrotvnews.com, Jakarta: Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengkhawatirkan, rencana pemerintah menaikkan cukai hasil tembakau sebesar 23 persen akan menambah Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di Industri Hasil Tembakau.

Director of Business Development Apindo Aditya Warman mengatakan, data Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) yang mencatat PHK sebanyak 62.321 tenaga kerja didominasi sektor Rokok Tembakau Makanan dan Minuman (RRMM).

"Sebagian besar dari data itu kan yang terkena PHK adalah pekerja-pekerja yang masuk dalam IHT. Jadi kami menolak usulan kenaikan CHT sebesar 23 persen itu," ujarnya di Gedung Permata Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (1/10/2015).

Dirinya menambahkan, sebelum kenaikan cukai hasil tembakau saja PHK di Industri Hasil Tembakau sudah mencapai 28.179 orang pekerja.

"Itu belum ditetapkan saja, PHK sudah mencapai 28.179 pekerja. Bagaimana benar-benar ditetapkan. IHT pasti makin-makin kesulitan," jelas dia.

Sebelumnya, KSPSI mencatat data sektor RTMM yang telah melakukan PHK secara provinsi, di antaranya Jawa Timur sebanyak 23.014 pekerja, Jawa Tengah sebanyak 4.200 pekerja, DKI Jakarta sebanyak 315 pekerja, Banten sebanyak 650 pekerja.


(SAW)

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

2 days Ago

Fredrich menyesalkan sikap JPU KPK yang dinilai sengaja tidak mau menghadirkan sejumlah saksi k…

BERITA LAINNYA