Polri Usulkan Illegal Fishing Jadi Transnational Crime

Dheri Agriesta    •    Jumat, 02 Oct 2015 16:38 WIB
illegal fishing
Polri Usulkan <i>Illegal Fishing</i> Jadi <i>Transnational Crime</i>
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti. Foto: Lukman Diah Sari/MTVN

Metrotvnews.com, Jakarta: Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dan Kabareskrim Komjen Anang Iskandar baru saja kembali dari Malaysia untuk menghadiri Asean Minister Meeting on Transnational Crime (AMMTC). Dalam pertemuan itu ada delapan jenis transnational crime (kejahatan lintas negara) yang penanganannya dikoordinasikan antarnegara.

"Itu adalah sidang AMMTC, ada delapan jenis transnational crime yang harus kita tangani, dan kita kerja sama, karena ini kejahatan enggak bisa ditunda, memerlukan kerja sama penegak hukum," kata Badrodin di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (2/10/2015).

Dalam pertemuan itu, perwakilan Polri mengusulkan penangkapan ikan ilegal (illegal fishing) sebagai transnational crime. Polri berpendapat kejahatan illegal fishing menyangkut pelanggaran yang penangannya memerlukan koordinasi lintas negara.

Beberapa negara setuju dengan usulan dan pemikiran Polri. Tapi di sisi lain, ada juga negara berpandangan kejahatan itu tak perlu masuk transnational crime.

Bahkan, kata Badrodin yang didampingi Anang Iskandar dan sejumlah staf, ada negara yang berpikir illegal fishing bukanlah perbuatan kriminal. Untuk kelanjutannya, sambung Badrodin, illlegal fishing masih akan dibahas anggota kepolisian se-Asean.

"Sedang dibahas, ada yang mengatakan illegal fishing bukan kriminal, masih ada beberapa perbedaan pandangan," pungkas dia.


(KRI)

KPK Ambil <i>Medical Record</i> Setya Novanto

KPK Ambil Medical Record Setya Novanto

10 hours Ago

Salah satu staf pimpinan DPR yang kerap mengurus keperluan Novanto mengaku, rombongan KPK berku…

BERITA LAINNYA