Rupiah Terus Dipengaruhi Faktor Eksternal

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 02 Oct 2015 17:26 WIB
rupiah
Rupiah Terus Dipengaruhi Faktor Eksternal
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menilai, penguatan nilai tukar rupiah yang hanya bertahan satu hari dipengaruhi oleh faktor eksternal. Dalam hal ini, dinamika perekonomian di luar negeri masih cukup tinggi.

"Kalau misalkan kemarin ada kondisi risk off kemudian langsung lemah. Nanti kalau risk on kemudian ada penguatan dan yang utama bukan rupiah tapi seluruh mata uang," jelas Agus, di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (2/10/2015).

Dirinya menambahkan, periode risk off memang dipengaruhi oleh kekhawatiran dunia akan tingkat suku bunga Amerika Serikat yang rencananya dinaikan pada Desember mendatang. Hal ini terjadi karena the Fed menunda keputusan untuk menaikan suku bunga beberapa waktu lalu.

Sementara itu, penguatan yang sempat dialami oleh nilai tukar rupiah merupakan dampak kebijakan di Tiongkok yang mengumumkan pelonggaran Loan to Value (LTV) mereka. "Otomatis langsung berdampak pada harapan ekonomi Tiongkok akan lebih baik dan berdampak pada negara-negara yang punya hubungan dengan Tiongkok," terangnya.

Di samping itu, masih kata Agus, negara-negara berkembang juga tengah mengalami defisit transaksi berjalan, di mana impor yang lebih besar dari ekpor, termasuk di Indonesia. "Ada dana ke Indonesia yang juga kemarin ini ada capital outflow khususnya dari pasar modal. Itu yang menyebabkan kondisi di dunia berpengaruh pada nilai tukar rupiah," tutup dia.


(ABD)

Novanto Mengaku Ikhlas Diganti

Novanto Mengaku Ikhlas Diganti

20 minutes Ago

Idrus menuturkan, dalam perbincangan dengannya beberapa hari lalu, Novanto mengaku ikhlas dan t…

BERITA LAINNYA