Diminta Turun, Kementerian ESDM-Pertamina Bahas Harga Premium

Annisa ayu artanti    •    Jumat, 02 Oct 2015 20:08 WIB
premiumharga bbm
Diminta Turun, Kementerian ESDM-Pertamina Bahas Harga Premium
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama dengan PT Pertamina (Persero) pada sore tadi melakukan pembahasan terkait kajian ulang harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium, yang menjadi permintaan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Direktur Jendral Minyak dan Gas Bumi (Migas), Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja Puja mengungkapkan, hari ini dirinya sedang membahas terkait pengkajian ulang harga BBM jenis Premium. "Lagi dalam rapat pembahasan di Menko," ujar Wirat, saat dihubungi Metrotvnews.com, di Jakarta, Jumat (2/10/2015).

Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta kepada Pertamina untuk menghitung kembali harga BBM merespon pengumuman yang telah dilakukan Kementerian ESDM bahwa harga BBM tidak berubah hingga Januari 2016.

"Coba dihitung lagi. Meskipun kemarin sudah diumumkan oleh Menteri ESDM, tapi ini negara sedang membutuhkan. Tolong dihitung lagi, apakah masih mungkin yang namanya premium itu diturunkan meskipun sedikit," kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi menyatakan bahwa dirinya kemarin sudah mendapatkan laporan bila harga BBM yang berlaku sekarang mengalami minus dua persen dari harga keekonomian. "Tapi mungkin masih bisa diturunkan," ujar Presiden.


(ABD)