Pertamina Kecewa Pembangunan Kilang Susah Dilakukan

Annisa ayu artanti    •    Jumat, 02 Oct 2015 23:00 WIB
kilang minyak
Pertamina Kecewa Pembangunan Kilang Susah Dilakukan
Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto (MI/ROMMY PUJIANTO)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Pertamina (Persero) mengaku kecewa kepada pemerintah yang dirasa kurang mendukung Pertamina dalam mewujudkan pembangunan ketahanan energi, dalam hal ini kemudahan dalam membangun kilang. Sebab, Pertamina belum mendapat kepercayaan secara penuh untuk mengelola Sumber Daya Alam di Tanah Air.

"Maka kita lihat bahwa sebetulnya Pertamina sudah cukup lama kurang mendapat kepercayan (pembangunan kilang)," kata Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto, dalam acara FGD Teknik Mesin ITS, di Energy Building, SCBD, Jakarta, Jumat (2/10/2015).

Menurutnya, sektor industri adalah pengguna energi terbesar yang ada pada regional Asia Pasific. Diperkirakan ke depannya karena kebutuhan (demand) Indonesia semakin besar maka akan ada gap antara demand dan pasokan.

"Demand kita dua juta dan kapasitas kilang hanya 800 ribu. Jadi hampir 50 persen kita impor," jelas dia.

Kapasitas kilang yang kurang ini yang dianggapnya kurang mendapat perhatian dari Pemerintah. Dwi mengaku susah untuk membuat kilang demi ketahanan energi nasional. Saat ini, Pertamina hanya memegang 24 persen dari seluruh produksi minyak nasional.

"Mau buat kilang susah, ditanyai keekonomiannya," keluh dia.

Ia mengatakan, dari sulitnya membangun kilang tersebut maka bagaimana bisa menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan harga lebih murah. Perlu ada kemudahan dari pemerintah untuk Pertamina bisa membangun kilang.

"Jadi harus ada usaha bagaimana bisa jual BBM murah. Ingin sekali kami bisa jual murah," pungkas dia


(ABD)