Laporan dari Amerika Serikat

Menlu Ingatkan OKI, Perjuangan untuk Palestina Belum Usai

Fajar Nugraha    •    Jumat, 02 Oct 2015 23:21 WIB
sidang majelis umum pbb 2015
Menlu Ingatkan OKI, Perjuangan untuk Palestina Belum Usai
Menlu Retno Marsudi di Gedung PTRI New York (Foto: Fajar Nugraha/MTVN)

Metrotvnews.com, New York: Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menghadiri pertemuan tahunan konsultasi Menlu OKI (Organisasi Kerja Sama Islam). Pengibaran bendera Palestina di PBB menjadi salah satu isu yang dibawa.

"Pengibaran bendera Palestina. Kita sampaikan bahwa ini bukan akhir dari sebuah perjuangan," ujar Menlu Retno, di New York, Kamis (1/10/2015), waktu Amerika Serikat (AS).

"Terus kita merapatkan barisan untuk tetap memperjuangkan kemerdekaan sampai bendera (Palestina) ini, secara penuh menjadi bendera penuh negara anggota yang penuh," lanjutnya.

Kemudian, salah satu isu penting lain yang diutarakan oleh Menlu adalah mendorong diadopsinya Sustainable Development Group (SGD) agenda 2030.

"Jadi Indonesia mengusulkan agar OIC (OKI) ini membahas kerja sama pemenuhan SDG's. Kita belajar dari pelaksanaan MDG's, di mana dalam pelaksanaan MDG's ada beberapa jurang pemisah. Baik jurang antara negara dan jurang target," lanjutnya.

"Dari target satu dengan target lain juga ada jurang pemisah. Oleh karena itu kita mendorong OIC (OKI) dapat juga melaksanakan kerja sama konkret mengenai SDG's," tegas Menlu Retno.

Menlu menambahkan, negara-negara OKI punya satu tugas besar untuk mengimplementasikan agenda 2030. OKI menurut Menlu harus bekerja sama untuk mewujudkan tujuan utama dai SDG's.

Dalam kesempatan pertemuan dari negara OKI dibahas pula mengenai situasi dan kondisi di sekitara masjid Al-Quds. Menlu menegaskan, pandangan Indonesia sudah sangat jelas yaitu mengecam keras keadaan yang terjadi saat ini.


(FJR)

Dalami Konten Video, Polisi Kembali Periksa Miryam Pekan Ini

Dalami Konten Video, Polisi Kembali Periksa Miryam Pekan Ini

4 hours Ago

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya akan kembali memeriksa Miryam S Ha…

BERITA LAINNYA