Pertamina Merasa Diperlakukan Tidak Adil

Annisa ayu artanti    •    Sabtu, 03 Oct 2015 08:12 WIB
pertamina
Pertamina Merasa Diperlakukan Tidak Adil
Dirut Pertamina Dwi Soetjipto -- MI/PANCA SYURKANI

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Pertamina (Persero) merasa diperlakukan tidak adil dalam penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bila dibandingkan dengan perusahaan asing yang bergerak dibidang yang sama dengan Pertamina. Sebab, Pertamina harus memasok BBM ke seluruh pelosok negeri sedangkan asing tidak.

Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto menjelaskan dalam menyalurkan BBM, Pertamina harus memasok sebanyak 60 miliar liter BBM ke seluruh pelosok negeri. Mulai dari Sabang sampai Merauke dengan medan yang berat.

"Kalau kita lihat dalam sistem logistik Pertamina deliver 60 miliar liter setiap tahunnya. Dan seringkali kita yang harus urusi dari Sabang sampai Merauke. Tidak ada storage dan harga harus sama dan dengan enaknya pemain asing hanya boleh di Jakarta," jelas Dwi, dalam FGD ITS, di Energy Building, SCBD, Jakarta, Jumat (2/10/2015) malam.

Menurutnya, hal ini adalah ketidakadilan yang harus diterima Pertamina. Apalagi, Ketika Pertamina tidak bisa menyamakan harga BBM seperti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik asing malah Pertamina dihina.

"Itu ketidakadilan yang diberikan kepada Pertamina. Itu yang bikin Pertamina dimaki-maki orang banyak," jelas dia.

Karena itu, jelas Dwi, yang menjadi penting diperhatikan dalam hal ini adalah pembenahan dari sisi infrastruktur. Bila infrastruktur yang ada merata diseluruh negeri maka diharapkan harga BBM dapat bersaing dengan SPBU milik asing yang ada di ibu kota.

"Untuk laksanakan ini kita harus fokus pada infrastruktur," pungkas dia


(ABD)

Penyakit Novanto Kembali Bertambah

Penyakit Novanto Kembali Bertambah

3 hours Ago

Setyo menduga vertigo yang diderita Novanto berasal dari penyakit sinusitisnya.

BERITA LAINNYA