Penurunan Harga BBM untuk Gairahkan Perekonomian

Annisa ayu artanti    •    Sabtu, 03 Oct 2015 09:16 WIB
harga bbm
Penurunan Harga BBM untuk Gairahkan Perekonomian
Menteri ESDM Sudirman Said. FOTO: Antara/ANDIKA WAHYU

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memiliki pandangan penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium sesuai permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah upaya untuk menggairahkan perekonomian Indonesia yang sedang lesu.

Menteri ESDM Sudirman Said menangkap inti dari permintaan Jokowi tersebut adalah untuk memacu perekonomian yang sedang melambat. Tidak ditampik harus ada upaya lain untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lebih maksimal guna memeratakan kesejahteraan ekonomi.

"Yang saya tangkap, Presiden sedang terus mencari berbagai solusi bagaimana cara menggairahkan perekonomian yang sedang melambat," jelas Sudirman, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Sabtu (3/10/2015).

Menurut Sudirman, dari pernyataan itu, Presiden akhirnya mengerahkan kepada semua menteri untuk memikirkan stimulus ekonomi, salah satunya di sektor energi dengan cara penurunan harga BBM dengan kadar Research Octane Number 88.

"Semua menteri diminta memikirkan stimulus ekonomi sesuai dengan bidang masing-masing," ungkap dia.

Sementara itu, Direktur Minyak dan Gasbumi (Migas), Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja Puja menjelaskan, terkait hal ini Kementerian ESDM dan Pertamina telah membicarakan dalam rapat kordinasi yang dilaksanakan kemarin.

Namun, untuk isi rapat tersebut Wirat masih enggan menjelaskannya. Ia hanya menegaskan bahwa pengumuman resminya akan dipaparkan oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution. "Nanti Pak Menko yang menyampaikan hasilnya ya," ujar Wiratmaja, saat dihubungi Metrotvnews.com semalam.


(ABD)