Korban Tewas Terlindas Kereta Peti Kemas saat tengah Bikin Lontong

Antara    •    Sabtu, 03 Oct 2015 09:25 WIB
kecelakaan kereta
Korban Tewas Terlindas Kereta Peti Kemas saat tengah Bikin Lontong
Proses evakuasi gerbong kereta peti kemas di Surabaya, dok istimewa

Metrotvnews.com, Surabaya: Gerbong kereta peti kemas anjlok di Surabaya, Jawa Timur, mengakibatkan seorang warga tewas. Korban bernama Umi Saluki, 70, warga Dupak Magersari 1 Surabaya.

Warga menemukan Umi Saluki tewas di sekitar lokasi gerbong anjlok pada pukul 01.30 WIB, Sabtu 3 Oktober. Warga menduga Umi Saluki tewas tertindas. Menurut warga, saat itu, Umi Saluki tengah membuat lontong untuk ia jual. Umi Saluki biasa memasak lontong di malam hari.

Kejadian itu pun mengakibatkan seorang bocah, Arif Wildan, 11, mengalami luka di bagian tangan. Diduga, bocah tersebut terkena reruntuhan dinding rumah.

Warga dan petugas lantas membawa korban luka maupun tewas ke RSU Dr Soetomo. Sementara itu, petugas telah mengevakuasi dan membawa kereta ke Stasiun Pasar Turi.

Kecelakaan terjadi saat kereta peti kemas dengan 30 gerbong itu berangkat dari Stasiun Pasar Turi menuju Stasiun Kalimas. Kereta anjlok di kawasan Dupak Magersari.

Bakri, warga setempat, mengatakan semula melihat tiga gerbong paling belakang dalam posisi miring dan hampir jatuh. "Warga sudah berteriak panik. Tapi masinis yang berada di depan tidak bisa mendengar," kata Bakri.

Saat memasuki perkampungan padat penduduk Dupak Magersari, tiga gerbong itu roboh. Gerbong menimpa sejumlah rumah. Namun kereta tetap melaju. Gerbong pun terseret menyapu puluhan rumah permanen maupun semi permanen di pinggir rel.

"Sekitar 50 meter kemudian kereta api berhenti setelah ada bunyi benturan yang sangat keras. Warga keluar rumah dan melihat kejadiannya di luar," ujar Bakri.

Setelah berhenti, barulah warga menemukan korban tewas maupun luka. Sementara itu, belum diketahui jumlah kerugian akibat kejadian tersebut.
 


(RRN)