Emas Dunia Menguat setelah Laporan Ketenagakerjaan AS Mengecewakan

   •    Sabtu, 03 Oct 2015 10:08 WIB
harga emas
Emas Dunia Menguat setelah Laporan Ketenagakerjaan AS Mengecewakan
Ilustrasi (Spencer Platt/AFP)

Metrotvnews.com, Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange berakhir menguat pada Jumat waktu setempat (Sabtu pagi WIB), menghentikan penurunan lima sesi berturut-turut setelah laporan ketenagakerjaan AS yang mengecewakan menekan dolar Amerika Serikat (USD).

Mengutip Antara, Sabtu (3/10/2015), kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember naik USD22,9 atau 2,06 persen menjadi menetap di USD1.136,6 per ounce. 

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Jumat bahwa ekonomi AS menambahkan 142.000 lapangan kerja pada September, jauh di bawah perkiraan pasar 200.000 lapangan kerja. Pemerintah juga menurunkan secara tajam kenaikan lapangan kerja untuk Agustus.

Data tersebut mendorong para investor mempertimbangkan kembali ekspektasi untuk kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve AS, yang melemahkan USD dan mengangkat daya tarik logam mulia. Para analis menilai investor akan melupakan kenaikan suku bunga di 2015 karena pasar tenaga kerja AS menyusut dengan partisipasi tenaga kerja jatuh ke tingkat terendah 38 tahun.

Analis mencatat emas dan USD biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti melemahnya USD dapat menjadi positif bagi komoditas yang dihargakan dalam USD, sementara USD yang lebih kuat dapat menekan komoditas.

Di antara logam lainnya, perak untuk pengiriman Desember bertambah 75,2 sen atau 5,18 persen menjadi ditutup pada USD15,263 per ounce, sementara platinum untuk pengiriman Januari naik USD4,3 atau 0,48 persen menjadi ditutup pada USD909,5 per ounce.



(ABD)