Komentar Suporter Soal Penurunan Peringkat Timnas Indonesia di Ranking FIFA

Hilman Haris    •    Sabtu, 03 Oct 2015 18:16 WIB
timnas indonesia
Komentar Suporter Soal Penurunan Peringkat Timnas Indonesia di Ranking FIFA
Aksi fans Indonesia saat mendukung Timnas U-23 di SEA Games 2015 (Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Metrotvnews.com, Jakarta: Peringkat timnas Indonesia turun ke posisi ke-171 FIFA per 1 Oktober 2015. Peringkat itu merupakan rapor terburuk Indonesia sepanjang sejarah. Sebelumnya, pencapaian terburuk tim Merah Putih berada di posisi ke-170 pada September 2013.

Fakta itu mendapat banyak tanggapan dari netizen di media sosial. Bahkan, kabar buruk soal ini sempat masuk dalam 10 besar trending topic di Indonesia. Jika melihat dari komentar-komentar netizen, mayoritas mengutarakan kesedihan melihat timnas Indonesia sangat terpuruk.

Jika ditelisik, penurunan peringkat timnas Indonesia di ranking FIFA sebetulnya tak bisa dihindari. Faktanya, peringkat Indonesia memang tidak bisa naik karena sudah lima bulan tak melakoni laga internasional. Hal itu terjadi lantaran sepak bola Indonesia sedang dalam masa sanksi FIFA sejak Juni lalu.

"Wajar peringkat Indonesia turun. Timnas tidak melakoni laga internasional. Lagipula, peringkat Indonesia memang sudah terus melorot sebelum FIFA memberi sanksi," ujar salah satu pencinta timnas Indonesia, Sarani Pitor, Sabtu 3 Oktober.

PSSI dan pemerintah yang diwakili Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dianggap menjadi pihak yang paling bersalah atas kemerosotan peringkat Indonesia. Andai keduanya tak berseteru pada awal 2015, situasi saat ini diyakini tak akan terjadi.

"Semua ini merupakan dampak dari polemik yang terjadi di persepakbolaan Indonesia. Timnas Indonesia jadi terlantar. Sanksi FIFA akhirnya dijadikan salah satu alasan yang membuat prestasi Indonesia terus mundur," kesal Redzi Arya Pratama, selaku member BigReds Indonesia.

Situasi pelik yang dihadapi timnas Indonesia pada saat ini diharapkan menjadi sebuah pembelajaran bagi sejumlah stakeholder sepak bola di tanah air. Dengan begitu, prestasi tim merah putih bisa bagus ketika sanksi FIFA dicabut.

"Sekarang adalah momentum untuk membenahi semuanya. PSSI dan Kemenpora harus mau bahu-membahu untuk memperbaiki diri dan malu melihat kondisi timnas Indonesia pada saat ini," ujar Redzi.

Hal senada diutarakan oleh Pitor serta member United Indonesia, Jo Pauline. Keduanya berharap sanksi FIFA dan keberadaan timnas Indonesia di peringkat ke-171 menjadi momentum bagi semua pihak untuk mulai merancang pondasi yang kokoh untuk persepakbolaan tanah air. 

"Kita sudah kadung disanksi. Jadi hanya menyalahkan satu sama lain tidak akan menyelesaikan masalah. Kini saatnya memperbaiki semua hal. Termasuk timnas Indonesia. Jadi ketika sanksi dicabut, kita sudah siap untuk bersaing dengan negara lain," tegas Jo Pauline.


(HIL)

Bacakan Pledoi, Andi Narogong Minta Maaf

Bacakan Pledoi, Andi Narogong Minta Maaf

15 minutes Ago

Jakarta: Terdakwa korupsi pengadaan KTP elektronik tahun anggaran 2011-2013 Andi Narogong memba…

BERITA LAINNYA