DPR Wacanakan Pulangkan Jenazah Korban Mina ke Tanah Air

Al Abrar    •    Minggu, 04 Oct 2015 14:47 WIB
dpr adstragedi mina 2015
DPR Wacanakan Pulangkan Jenazah Korban Mina ke Tanah Air
Calon haji lakukan ibadah di Mekkah -- AFP

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Indonesia diminta untuk tidak terburu-buru mengambil keputusan, semua korban tragedi Mina akan dikuburkan di Arab Saudi.

Pasalnya, ada banyak keluarga yang mengharapkan para korban dimakamkan di Indonesia. Pemulangan jenazah para korban dinilai tidak sulit jika otoritas Arab Saudi membantu dan memfasilitasinya.

"Banyak keluarga korban yang menanyakan hal itu. Mereka berharap keluarga mereka yang menjadi korban dimakamkan di Indonesia sehingga mereka bisa menziarahi setiap saat. Ini sangat penting bagi anak-anak yatim piatu dimana kedua orang tuanya menjadi korban dalam tragedi itu," ujar Ketua Komisi VIII DPR, Saleh Partaonan Daulay dalam rilis yang diterima Metrotvnews.com, Minggu (4/10/2015).

Sebab itu dia mendesak pemerintah Indonesia melakukan pembicaraan khusus dengan otoritas Arab Saudi. Jika pihak keluarga menginginkan para korban dimakamkan di Indonesia, pemerintah Arab Saudi harus memfasilitasi. Bagaimanapun, tragedi ini tidak lepas dari tanggung jawab pemerintah Arab Saudi.

"Bagi yang keluarganya rela, silahkan dimakamkan di Saudi. Tetapi bagi yang menginginkan dibawa pulang, harus diupayakan untuk membawanya pulang," tegas dia.

Sejauh ini, lanjut Saleh, pemerintah Indonesia dinilai tidak pernah mewacanakan membawa korban pulang.

"Kelihatannya, pemerintah menerima begitu saja keputusan Saudi memakamkan para korban di sana. Padahal, kehilangan orang yang dicintai tentulah sangat berat. Apalagi jika kehilangan itu tanpa diketahui makamnya secara pasti," tambah Saleh.

Kata Saleh, pemerintah Iran sudah berhasil memulangkan para korban Mina ke tanah air mereka. Hari Sabtu (3/10/2015), dikabarkan sebanyak 104 jenazah jamaah haji Iran telah tiba di Tehran. Sementara, 360 jenazah lainnya akan menyusul setelah proses identifikasi berhasil dilakukan. (Baca: Jenazah Korban Tragedi Mina Tiba di Iran)

"Kalau Iran bisa, Indonesia pun tentu bisa. Apalagi, jemaah haji Indonesia termasuk paling banyak menjadi korban dalam tragedi Mina. Konon, jenazah jemaah Iran berhasil dipulangkan setelah Menteri Kesehatan Hassan Qazizadeh-Hashemi mengadakan pertemuan dengan otoritas Arab Saudi," kata anggota Tim Pengawas Haji DPR RI ini.

Sejalan dengan itu, semestinya Amirul Hajj Indonesia dan para anggotanya bisa memprakarsai pembicaraan itu dengan otoritas Saudi. Sebelum itu, pemerintah diminta menghubungi keluarga masing-masing korban. Sehingga kelihatan berapa keluarga yang menginginkan agar korban tragedi Mina dimakamkan di Indonesia.

"Saya kira ini juga bagian dari perlindungan terhadap warga negara yang diamanatkan konstitusi. Dan itu juga secara eksplisit disebut di dalam UU Nomor 13 tahun 2008 bahwa negara wajib melakukan pelayanan, pembinaan, dan perlindungan bagi para jamaah haji Indonesia," tukas Politikus PAN ini.


(ALB)