KPAI: Lingkungan Anak Mengkhawatirkan

Meilikhah    •    Senin, 05 Oct 2015 11:25 WIB
mayat bocah dalam kardus
KPAI: Lingkungan Anak Mengkhawatirkan
Anak-anak bermain ayunan di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Bahari, Gandaria, Jakarta Selatan. (Foto:MI/Arya)

Metrotvnews.com, Jakarta: Penemuan jasad bocah perempuan berusia 9 tahun di Kalideres, Jakarta Barat, menunjukan tindakan kekerasan terhadap anak semakin memprihatinkan. Kekerasan kerap terjadi pada lingkungan tempat bermain anak.
 
Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto mengatakan, lingkungan di sekitar anak bukan jaminan keamanan pada anak terjamin, bahkan kenyamanan tumbuh kembang anak terganggu. Lingkungan terdekat kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya.
 
"Penemuan anak kemarin di Kalideres sangat memprihatinkan. Ini menunjukan lingkungan bermain dan akses menuju dan pulang sekolah sering dimanfaatkan pelaku kejahatan," kata Susanto dalam keterangan tertulisnya kepada Metrotvnews.com, Senin (5/10/2015).
 
Menurutnya, pelaku biasanya mencari celah berbuat keji kepada anak saat bermain, saat berangkat ke sekolah, di area wisata, tempat anak mengaji bahkan saat bersama orang tua."Karena itu KPAI meminta semua elemen masyarakat menjadikan perlindungan anak sebagai gerakan bersama," katanya.
 
Menurut Susanto perlu upaya preventif agar tak ada bagi pelaku untuk berbuat jahat. Deteksi dini harus dilakukan oleh semua elemen bangsa baik penyelenggara negara maupun masyarakat. "Upaya pencegahan harus menjadi fokus bersama," ujarnya.


(FZN)