Pemerintah Upayakan TNI Makin Kokoh

Intan fauzi    •    Senin, 05 Oct 2015 11:33 WIB
hut tni
Pemerintah Upayakan TNI Makin Kokoh
Gladi bersih upacara parade dan defile HUT ke-70 TNI di Dermaga Pantai Indah Kiat, Cilegon, Provinsi Banten, Sabtu 3 Oktober 2015. Foto: MI/Adam Dwi

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah membangun TNI sebagai kekuatan maritim regional yang disegani di Asia Timur. Pembangunan kekuatan tidak hanya untuk memenuhi kekuatan pertahanan minimun Tri Matra.
 
"Kita berharap TNI lebih siap dalam menghadapi corak peperangan masa depan di tengah kondisi geografis khas negeri kita, sebagai negara maritim," kata Presiden Joko Widodo menyampaikan amanat saat upacara HUT ke-70 TNI, di Cilegon, Banten, Senin (5/10/2015).
 
Pemerintah perlu meningkatkan kapasitas pertahanan nasional melalui pembentukan TNI yang profesional. Prajurit TNI harus benar-benar terdidik, terlatih, dan terus menerus meningkatkan kemampuan dengan latihan berkesinambungan.

"Untuk membangun kekuatan pertahanan, kita harus bisa memenuhi kebutuhan alutsista secara terpadu di ketiga matra pertahanan," ujarnya.

Presiden mengatakan, saat ini hampir semua negara berlomba-lomba memajukan teknologi pertahanan. Menurut Presiden, pemerintah juga berupaya membuat TNI makin kokoh. "Alutsista makin lengkap, dan makin modern."

Presiden menyadari modernisasi teknologi pertahanan perlu terus menerus mengimbangi kemajuan zaman.
Indonesia juga sedang mewujudkan kemandirian pertahanan melalui pengembangan industri pertahanan nasional.

"Kemandiriaan pertahanan juga kita bangun melalui  diversifikasi kerja sama pertahanan sesuai dengan kepentingan nasional kita," tegas Presiden.
 
Namun, dia menegaskan, hal tersebut tidak menjadi satu-satunya syarat membangun kekuatan pertahanan negara. Untuk membangun kekuatan pertahanan yang tangguh perlu revolusi mental untuk membangun prajurit yang profesional.

"Selain itu, tidak kalah pentingnya penyiapan kualifikasi komando, mekanisme persediaan logistik dalam operasi militer dan nonmiliter, sinergitas antarkorps dan antarinstansi, serta kualifikasi keterampilan melaksanakan operasi," kata Presiden.
 
Presiden juga memikirkan nasib keluarga anggota TNI yang bertugas di wilayah perbatasan, pulau-pulau terdepan, serta di kawasan terisolir. Menurutnya, TNI tidak akan menjadi kekuatan efektif bila prajurit dan keluarganya tidak sejahtera.

"Untuk itu, negara akan benar-benar memastikan adanya penghormatan yang layak bagi para prajurit TNI," papar Presiden.


(TRK)

Novanto Mengaku Ikhlas Diganti

Novanto Mengaku Ikhlas Diganti

31 minutes Ago

Idrus menuturkan, dalam perbincangan dengannya beberapa hari lalu, Novanto mengaku ikhlas dan t…

BERITA LAINNYA