Rizal Abdullah Mohon Bisa Gunakan iPad di Rutan

Yogi Bayu Aji    •    Senin, 05 Oct 2015 14:28 WIB
korupsi wisma atlet
Rizal Abdullah Mohon Bisa Gunakan iPad di Rutan
Rizal Abdullah. Foto: MTVN/Yogi Bayu Aji

Metrotvnews.com, Jakarta: Rizal Abdullah, terdakwa dugaan korupsi memohon kepada hakim untuk dapat menggunakan Ipad di rumah tahanan. Tujuannya, agar mudah berkomunikasi dengan kuasa hukum.

"Mohon izin Yang Mulia. Saya bisa pakai teknologi untuk mempermudah komunikasi karena repot harus izin segala macam. Mohon diizinkan gunakan laptop atau iPad," kata Rizal dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (5/10/2015).

Majelis hakim menolak permohonan itu. Hakim berpendapat, permohonan Rizal bukan kewenangan pengadilan.

"Itu wewenang rutan. Kami tak punya wewenang, kecuali izin keluar," ujar Hakim Sutio Jumagi Akhirno. "Mau pakai springbed kalau diizinkan enggak apa-apa."

Rizal adalah Kepala Dinas nonaktif Pekerjaan Umum Bina Marga Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Dia didakwa merugikan negara sebesar Rp54,7 miliar dalam proyek pembangunan Wisma Atlet Jakabaring, Palembang.

Rizal yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Pembangunan wisma atlet diduga menguntungkan PT Duta Graha Indah (DGI) sebesar Rp49.010.199.000. Dalam dakwaan disebutkan, Rizal menerima hadiah dari PT DGI sebesar Rp350 juta.

Hadiah itu diberikan karena Rizal mengatur agar PT DGI ditetapkan sebagai pemenang pelelangan umum untuk pekerjaan pembangunan wisma atlet dan gedung serbaguna Provinsi Sumatera Selatan.

Rizal juga menerima berbagai fasilitas lainnya, seperti tiket perjalanan, dan penginapan, yang nilainya sekitar Rp50 juta.

Rizal ditahan di Rutan Guntur sejak 12 Maret lalu. Rizal diancam pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 2 ayat 1 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.


(TRK)