BPK Dinilai Salah Tempat Serahkan Audit ke DPR

   •    Minggu, 25 Aug 2013 15:24 WIB
BPK Dinilai Salah Tempat Serahkan Audit ke DPR
MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Pemeriksan Keuangan (BPK) dinilai telah bermain politik dalam laporan hasil audit pemeriksaan Hambalang tahap II. Pasalnya, BPK menyerahkan hasil tersebut kepada DPR yang notabene bukan forum akuntabilitas hukum.

Menurut mantan Komisioner Komisi Informasi Alamsyah Saragih, BPK tak seharusnya melakukan hal tersebut. Sebab, forum akuntabilitas hukum berada di pengadilan, bukan di DPR. "Buka-bukaannya di pengadilan. Tapi BPK malah sampaikan ke DPR," kata Alamsyah dalam sebuah diskusi di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (25/8).

Alamsyah menilai, hal tersebut sangatlah keliru. Sebab, ia khawatir informasi tersebut jadi bahan buat dipolitisasi. "Maka lebih baik informasi yang sudah di DPR itu dibuka ke publik luas," sambungnya.

Lelaki berkumis itu menjelaskan, BPK seharusnya punya mekanisme untuk menyerahkan hasil audit. Sebab, jika tak mereka salah tempat, hal itu berbahaya.

"Secara normatif informasi itu bisa menimbulkan konsekuensi menganggu proses hukum kalau dibuka ke publik. Karena itu, seharusnya audit ini diserahkan semuanya ke KPK," tegasnya.

Untuk diketahui, BPK menyerahkan hasil audit Hambalang kepada DPR. Dalam audit tersebut, sedikitnya 15 nama anggota DPR diduga terlibat dalam proses pengganggaran proyek yang diduga mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp463 miliar.