Anas Dukung Isi Buku 'Anas Tumbal Politik Cikeas'

- 25 Agustus 2013 23:49 wib
ANTARA/M Agung Rajasa/BD
ANTARA/M Agung Rajasa/BD

Metrotvnews.com, Blitar: Mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum kumpul-kumpul dengan orang dekatnya di Candi Prambanan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Minggu (25/8).

Anas beserta sejumlah politikus menghadiri acara sarasehan yang digelar oleh Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) di candi yang memiliki nilai historis itu, seperti I Gede Pasek dan penulis buku Anas Tumbal Politik Cikeas, Ma'mun Murod Al-Barbasy.

Di candi yang terletak di Desa Penataran, Kabupaten Blitar, itu diyakini Maha Patih Gajah Mada melontarkan Sumpah Palapa yang antara lain berisi tekad untuk menyatukan Nusantara dalam Kerajaan Majapahit.

Seusai memberi sambutan, Anas hanya tersenyum saat dimintai komentar mengenai kebenaran isi buku Anas Tumbal Politik Cikeas. Kemudian, Anas hanya menyatakan, isi buku tersebut sebagai sebuah karya intelektual dari penulis sehingga mendukung sepenuhnya isi buku itu.

Ma'mun Murod menyatakan, buku itu diterbitkan untuk pendidikan politik terhadap masyarakat. Sebelum menulis buku tersebut, dirinya juga meminta restu kepada Anas.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad pernah menyatakan, KPK akan memanggil tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Hambalang pada pekan terakhir Agustus.

Dalam kasus tindak pidana korupsi Hambalang, KPK sudah menetapkan tiga tersangka, yaitu Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kemenpora Deddy Kusnidar, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alifian Mallarangeng, dan mantan Direktur Operasional PT Adhi Karua Teuku Bagus Muhammad Noor.

Selain itu, KPU juga menetapkan Anas selaku tersangka gratifikasi Hambalang. Dari semua itu, hanya Deddy Kusnidar yang ditahan KPK. Sedangkan Anas, belum pernah sama sekali diperiksa KPK sebagai tersangka.

()

POLITIK
DAERAH

Mata Najwa: Babak Baru Indonesia (6)

23 Juli 2014 23:23 wib

Mata Najwa, Rabu (23/07/2014): di Mata Najwa kali ini dengan tema 'Babak Baru Indonesia', hadir di Mata Najwa yaitu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto. Pakar hukum tata negara, Zaenal Arifin Mochtar. Direktur eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yudha dan wakil presiden terpilih Jusuf Kalla