Alasan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Perlu Dibangun

Suci Sedya Utami    •    Selasa, 06 Oct 2015 12:34 WIB
kereta cepat
Alasan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Perlu Dibangun
Ilustrasi kereta cepat. (ANTARA FOTO/YUSTINUS AGYL)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah memutuskan melanjutkan pembangunan proyek kereta api cepat (high speed train) Jakarta-Bandung dengan skema business to business (B-to-B) antara konsorsium BUMN Indonesia dengan konsorsium Tiongkok.

Menteri BUMN Rini Soemarno menjelaskan alasan proyek ini perlu dilanjutkan, meskipun sebelumnya sempat mengundang prokontra karena membuat Tiongkok dan Jepang berkompetisi dalam proyek tersebut.

Menurut Rini, nantinya jalur kereta api cepat akan berbeda dengan jalur kereta pada umumnya. Dengan adanya kereta cepat ini diharapkan akan membangkitkan perekonomian di daerah yang dilalui jalur kereta tersebut. Diharapkan bakal ada industri-industri yang berkembang di daerah yang dilalui.

"Karena pemerintah memutuskan jalur Jakarta-Bandung ini memang karena ekonomi perlu ditingkatkan, terutama jalur yang dahulunya pakai jalur yng pakai jalan tol yang ekonominya melemah," kata Rini, ditemui di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2015).

Rini mengatakan, nantinya jalur tersebut bakal melewati daerah-daerah, sehingga Pemerintah memilih skema B-to-B karena dana APBN tidak bisa membiayai proyek tersebut. Lagipula proyek ini merupakan proyek komersial sehingga diserahkan ke BUMN.

Rini menambahkan, oleh karena Pemerintah tak bisa memberikan jaminan dalam bentuk apapun, maka dari dua pihak yang berminat dalam proyek tersebut, Tiongkok-lah yang terpilih karena proposal yang mereka usulkan tidak memerlukan jaminan.

"Jalur kereta cepat sebagian lewat daerah sehingga pemerintah bilang b to b, enggak ada jaminan pemerintah dan enggak ada anggaran pemerintah. Oleh karena itu, dari dua proposal itu, yang bisa penuhi syarat itu adalah Tiongkok," jelas Rini.


(AHL)