Kepala BNPB: Indonesia Tidak Alergi Bantuan Asing

Ilham wibowo    •    Selasa, 06 Oct 2015 14:58 WIB
kabut asapkebakaran hutanasap
Kepala BNPB: Indonesia Tidak Alergi Bantuan Asing
Kepala BNPB Willem Rampangilei--Metrotvnews.com/Ilham Wibowo

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah sangat menghargai niat negara tetangga membantu penanggulangan bencana asap. Tapi, pemerintah belum memerlukan uluran tangan. Pemerintah masih bisa menanggulangi bencana ini.

"Jangan diangap bahwa Indonesia itu alergi atau tidak senang dibantu. Kita itu sangat simpati, justru kita happy kalau tetangga kita menawarkan bantuan," kata Kepala BNPB Willem Rampangilei di Graha BNPB, Jalan Pramuka Kav.38, Jakarta Timur, Selasa (6/10/2015)

Willem mengatakan, pihaknya sangat simpati dengan tawaran bantuan penanggulangan bencana asap, terutama dari Malaysia dan Singapura. Tawaran bantuan dari negara tetangga ini menunjukkan bentuk persaudaraan negara Asean.

"Tapi, harus lihat, seberapa jauh bantuan ini berkontribusi terhadap penyelesaian masalah. Tolong dilihat ini juga. Dengan kondisi kemampuan kita dengan upaya yang kita lakukan, itu (kebakaran) bisa diatasi," tambahnya.

Sebelumnya, pemerintah diharapkan dapat berkoordinasi dengan pimpinan negara tetangga untuk penanganan kasus kabut asap. Sebab dampak kabut asap saat ini sangat mengkhawatirkan.

"Karena ini dampaknya sudah sangat meluas, Malaysia, Singapura dan terakhir sudah sampai ke Thailand ini sangat buruk," ujar Juru Bicara Partai Demokrat, Imelda Sari, Senin (5/10/2015).

Pemerintah juga dapat menggunakan forum ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on disaster managemen (AHA) untuk mengoptimalkan penanganan bencana asap ini.

Imelda menuturkan bencana kabut asap yang terjadi saat ini adalah yang terparah sejak tahun 1997. Sebab asap kebakaran hutan di Indonesia terakhir kali sampai ke Thailand pada tahun 1997.


(YDH)

KPK Hadirkan Tiga Ahli di Praperadilan Novanto

KPK Hadirkan Tiga Ahli di Praperadilan Novanto

16 minutes Ago

KPK akan menghadirkan tiga ahli dalam lanjutan sidang praperadilan Setya Novanto di Pengadilan …

BERITA LAINNYA