Punya Rumah Sakit, Penjahat tak Bisa [Lagi] Membohongi Kejaksaan

Intan fauzi    •    Selasa, 06 Oct 2015 15:40 WIB
kejaksaan agung
Punya Rumah Sakit, Penjahat tak Bisa [Lagi] Membohongi Kejaksaan
Jaksa Agung. AFP Photo

Metrotvnews.com, Jakarta: Jaksa Agung H.M. Prasetyo mengeluh banyak penjahat pura-pura sakit. Tapi, kini itu tak akan terjadi, setelah berdiri Rumah Sakit Umum Adhyaksa. Prasetyo yakin penjahat tak bisa berbohong.

Selama ini, alibi penjahat agar bisa lari dari jerat hukum adalah berobat ke dokter ahli di luar negeri. Kejaksaan terpaksa mengizinkan karena memang tidak bisa mengobati mereka.

"Akhirnya itu jadi alasan mereka untuk pergi izin, ternyata kemudian disalahgunakan," kata Prasetyo usai memperingati ulang tahun pertama RSU Adhyaksa, Jalan Raya Hankam, Jakarta Timur, Selasa (6/10/2015).

Prasetyo meyakini, hal tersebut tidak akan terulang lagi. Kejaksaan Agung tidak akan mudah memberikan izin penjahat berobat ke luar negeri.

"Dengan memiliki rumah sakit sendiri tentunya tidak harus mengizinkan serta merta mereka yang mengatakan sakit untuk melakukan perawatan atau pemeriksaan di tempat lain," ujar Prasetyo.

RSU Adhyaksa bisa memeriksa kesehatan penjahat. Hasil pemeriksaan dipercaya objektif. "Di sini sudah bisa menentukan kondisi yang objektif dan real, fisik dan mental," kata Prasetyo.


(TRK)

KPK Hadirkan Tiga Ahli di Praperadilan Novanto

KPK Hadirkan Tiga Ahli di Praperadilan Novanto

16 minutes Ago

KPK akan menghadirkan tiga ahli dalam lanjutan sidang praperadilan Setya Novanto di Pengadilan …

BERITA LAINNYA