Menteri Rini Mengaku Tak Pernah Terima Hadiah dari RJ Lino

Suci Sedya Utami    •    Selasa, 06 Oct 2015 16:38 WIB
bumn
Menteri Rini Mengaku Tak Pernah Terima Hadiah dari RJ Lino
Menteri BUMN Rini Soemarno (kanan). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno angkat bicara perihal dugaan penerimaan gratifikasi berupa barang-barang mebel dengan total mencapai Rp200 juta dari Direktur Utama PT Pelindo II RJ Lino. Rini menegaskan dirinya tidak pernah menerima hadiah tersebut.

"Saya enggak pernah terima mebel. Saya sendiri enggak pernah pegang, enggak pernah dapat uang, uang mana, saya terima barang itu mana?" kata Rini ditemui di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2015).

Namun dirinya tak menampik jika barang-barang tersebut dikirim ke rumah dinasnya. Kendati demikian, dia menegaskan secara pribadi tidak pernah menikmati hadiah dari RJ Lino, karena selama ini dia tinggal di kediaman pribadinya, bukan di rumah dinas.

"Rumah dinas saya katakan sejak awal. Saya tidak pernah mau pindah ke rumah dinas, saya mengatakan ke Kementerian BUMN, harap manfaatkanlah, jangan sampai mubazir. Rumah dinas itu dimanfaatkan oleh ikatan istri-istri pimpinan BUMN, itu dasarnya. Kalau kemudian itu diisi, ya itu yang mungkin terjadi," jelasnya

Sebelumnya, Politikus PDI Perjuangan Masinton Pasaribu melaporkan Rini Soemarno ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Rini diduga menerima perabotan mewah dari Direktur Utama PT Pelindo II Richard Joost Lino.

"Kursi sofa tiga dudukan satu unit Rp35 juta, kursi sofa satu dudukan dua unit Rp25 juta, meja sofa satu unit Rp10 juta, kursi makan enam unit Rp3,5 juta. Meja makan satu unit Rp25 juta, dan perlengkapan ruang kerja satu set Rp59 juta. Total Rp200 juta," kata Masinton, beberapa waktu lalu.



(SAW)