PNS Palsukan Data &Terima Suap, Ahok: Buang Saja

Intan fauzi    •    Selasa, 06 Oct 2015 18:39 WIB
pns
PNS Palsukan Data &Terima Suap, Ahok: Buang Saja
Ilustrasi PNS DKI (Foto: MI/Ramdani)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan sanksi penghentian pemberian Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) pada PNS nakal. PNS bakal kehilangan TKD selama 36 bulan.
 
"Sekarang kalau ada yang main kita stafkan, banyak yang saya kenakan sanksi tidak terima TKD selama 36 bulan," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2015).
 
Pelanggaran yang dilakukan PNS itu bermacam-macam dan tersebar di semua satuan kerja perangkat daerah (SKPD). "Macam-macam (SKPD), hampir semua. Mereka melakukan pelanggaran, terima duit orang, ada juga yang palsukan data," jelas Ahok.
 
Ahok tak menampik pemberian sanksi membuat PNS tak semangat kerja. Tapi, dia tak cemas. Apalagi, Pemprov DKI kelebihan pegawai.
 
"Biarin saja, kan mau mecat orang. Berarti begitu 36 bulan enggak dapat TKD, cuma dapat gaji pokok. Kalau cuma dapat gaji pokok masih semangat enggak kerja? Enggak kan. Kita stafkan, buang saja. Anggap saja pensiun," ujarnya.
 
Sementara ini, PNS yang ketahuan melanggar masih dalam angka puluhan. Ahok mengaku PNS itu bekerja di tingkat kabupaten dan kota. "Kabupaten sama kota. Belum sampai (ratusan), baru puluhan," katanya.


(FZN)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

23 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA