Tanah di Prambanan Rawan Longsor

Patricia Vicka    •    Selasa, 06 Oct 2015 19:01 WIB
longsor
Tanah di Prambanan Rawan Longsor
Foto ilustrasi. (Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Setiap musim hujan tiba, longsor banyak terjadi di beberapa wilayah di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Terutama, di wilayah-wilayah yang terletak di dataran tinggi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, Juli Setiono menjelaskan, desa-desa di Kecamatan Prambanan adalah wilayah paling rawan longsor.

"Potensi longsor di Kecamatan Prambanan ada di wilayah perbukitan seperti Desa Gayamharjo, Wukirharjo dan Sambirejo," tuturnya, saat jumpa pers di Kantor Bupati Sleman, DIY, Selasa (6/10/2015).

Untuk mencegah banyaknya korban jiwa, pemerintah dibantu masyarakat telah memasang alat early warning system (EWS) yang mampu mendeteksi dan memberitahu gejala tanah longsor. 

"Sekarang sudah dipasang 30 EWS bersama forum pengurangan risiko warga Prambanan. Titik paling banyak dipasang alat itu ada di Desa Wukirharjo," tuturnya.

Selain itu, masyarakat di Prambanan dan sekitarnya juga telah dipersiapkan untuk menghadapi tanah longsor melalui gladi lapangan. "Masyarakat sudah dilatih menghadapi tanah longsor," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BMKG DIY Tony Agus Wijaya, menjelaskan longsor terjadi karena banyaknya tanah-tanah retak yang dibanjiri air hujan. 

"Waktu musim kemarau, air tanah habis. Tanah kering sampai retak-retak. Masuk di awal musim hujan, turun hujan yang sangat besar dalam waktu singkat. Ini yang menyebabkan tanah menjadi longsor," kata dia.


(SAN)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

10 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA