Baru Merekah, Wall Street Kembali Merosot

Ade Hapsari Lestarini    •    Rabu, 07 Oct 2015 07:58 WIB
wall street
Baru Merekah, Wall Street Kembali Merosot
Aktivitas di bursa saham New York -- AFP PHOTO/JEWEL SAMAD

Metrotvnews.com, New York: Saham-saham di Amerika Serikat (AS) kembali jatuh pada perdagangan Selasa waktu setempat, mengakhiri kemenangan beruntun selama lima hari.

Pelemahan ini karena investor fokus pada laporan kuartalan mendatang, di mana diprediksikan pendapatan perusahaan melemah. Demikian seperti dilansir dari Reuters, Rabu (7/10/2015).

Namun demikian, sebuah lonjakan dari saham DuPont membantu menjaga rata-rata industri Dow Jones di wilayah positif, walaupun indeks S & P 500 dan Nasdaq terpantau melemah karena penurunan tajam saham biotek. Indeks kesehatan S & P kehilangan 2,33 persen, serta menjadi pemain terburuk di antara sepuluh sektor besar S & P. Sektor ini telah berada di bawah pengawasan ketat karena harga obat yang tinggi.

Sementara itu, indeks Nasdaq bioteknologi berakhir turun 3,77 persen, setelah pulih dari kerugian yang lebih dalam dari sekitar 6,6 persen. Indeks S & P 500 telah naik 5,6 persen selama lima sesi sebelumnya sejak 2011, setelah laporan pekerjaan AS yang lemah mengisyaratkan kelemahan ekonomi tetapi juga menurunkan harapan Federal Reserve akan menaikkan suku bunga tahun ini.

Di sisi lain, Dana Moneter Internasional (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan global untuk kedua kalinya tahun ini, mengutip harga komoditas lemah dan perlambatan di Tiongkok. Menggarisbawahi kekhawatiran tentang ekonomi dunia, perusahaan yang tergabung dalam S & P 500 diharapkan dapat melaporkan penurunan 4,2 persen dalam laba pada laporan kuartal ketiga mendatang.

Reaksi saham untuk hasil kuartalan selama beberapa minggu ke depan dapat memberikan tanda-tanda apakah pasar ekuitas telah mencapai titik terendah setelah lebih dari satu bulan menghadapi gejolak keuangan global.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik tipis 0,08 persen menjadi 16.790,19 poin. Kemudian indeks S & P 500 kehilangan 0,36 persen menjadi 1.979,92 dan Nasdaq Composite turun 0,69 persen ke posisi 4.748,36. Sekitar 7,6 miliar lembar saham berpindah tangan di bursa AS, tepat di atas rata-rata untuk 20 sesi sebelumnya sebesar 7,4 miliar lembar saham, demikian menurut data Thomson Reuters.


(AHL)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

4 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA