Meski Menguat, Waspadai Laju Rupiah

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 07 Oct 2015 08:27 WIB
kurs rupiah
Meski Menguat, Waspadai Laju Rupiah
Ilustrasi. FOTO: ANTARA/Yudhi Mahatma

Metrotvnews.com, Jakarta: Laju rupiah terhadap dolar AS (USD) mulai menguat kembali. Hal itu dikarenakan sentimen positif mulai masuk ke Indonesia.

"Sentimen positif masih mewarnai laju rpiah, di mana komoditas bergerak positif mampu meredam potensi penguatan nilai tukar USD. Sehingga dapat dimanfaatkan oleh sejumlah mata uang Asia untuk dapat bergerak positif," ujar Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada dalam keterangan risetnya yang ‎diterima Metrotvnews.com, Rabu (7/10/2015).

Adapun spekulasi rilis kebijakan ekonomi jilid tiga yang lebih baik, mengedepankan pembenahan kondisi makroekonomi yang lebih konkret membuat mata uang rupiah semakin kokoh. Apalagi disertai dengan bumbu optimisme dari Presiden Joko Widodo yang meyakini pertumbuhan ekonomi dalam negeri pada semester II akan lebih baik dibanding semester I-2015.

Selain itu, adaya persepsi positif kebijakan penempatan dana hasil ekspor di dalam negeri bagi peredaran USD cukup dapat membuat mata uang Garuda bertahan di zona hijaunya, usai menyentuh level Rp14.600 per USD.

"Laju rupiah pun dapat kembali menguat dan menyentuh level Rp14.300 per USD," jelas dia.

Masih berlanjutnya penguatan rupiah tentunya memberikan peluang kenaikan lanjutan. Akan tetapi, dia mengimbau adanya pelonggaran moneter oleh Jepang membuat laju Yen melemah terhadap USD, sehingga terdapat potensi pembalikan naik USD.

"Meski tipis kenaikan USD. Diharapkan kenaikan indeks USD tidak mengurangi potensi kenaikan lanjutan pada laju rupiah," sebutnya.

Maka dari itu, investor tetap harus dapat menyesuaikan dengan riil lapangan dan mencermati sentimen di pasar.‎ "Dalam satu hari ini rupiah akan berada di level Rp14.325-Rp14.400 per USD (kurs tengah BI)," tutup Reza.


(AHL)