DPRD Bawa Kasus Debu Pelabuhan Cirebon ke Pusat

Ahmad Rofahan    •    Rabu, 07 Oct 2015 10:34 WIB
pelindo
DPRD Bawa Kasus Debu Pelabuhan Cirebon ke Pusat
Pintu masuk Pelabuhan Cirebon, Jawa Barat. (Metrotvnews.com/Ahmad Rofahan)

Metrotvnews.com, Cirebon: DPRD Kota Cirebon, Jawa Barat, akan melaporkan kasus pencemaran udara yang diakibatkan aktivitas bongkar muat batu bara di Pelabuhan Cirebon. Masyarakat tak peduli lagi dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

"Kemarin, perwakilan dari sejumlah masyarakat dan pelajar di Kota Cirebon datang ke DPRD dan melaporkan pencemaran debu batu bara tersebut,” kata Jafaruddin, Anggota Komisi C DPRD, Rabu (07/10/2015).

Dalam pertemuan tersebut, sekitar 50 masyarakat dan pelajar diterima langsung oleh pimpinan dewan dan perwakilan setiap komisi. Masyarakat meminta DPRD menutup lokasi bongkar muat batu bara.

“Hari ini, rekan dari Komisi B akan membawa berkas laporan masyarakat tersebut ke Kementerian Lingkungan Hidup Provinsi Jabar dan Pusat. Nanti, kami juga akan memanggil pihak PT Pelindo II untuk bisa berbicara langsung,” jelas Jafar.

Menurut Kasno Hardiwan dari Paguyuban Masyarakat Panjunan Bersatu, pertemuan dengan DPRD merupakan tindak lanjut dari pertemuan masyarakat sebelumnya.

“Masyarakat hanya meminta aktivitas bongkar muat batu bara itu ditutup. Kami sudah tidak bicara masalah CSR (corporate social responsibility) maupun kompensasi. Kami hanya menginginkan bongkar muat tersebut ditutup,” kata Kasno.


(SAN)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

4 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA