Ahok Sebut RPTRA Jadi Ukuran Kekerasan Anak

LB Ciputri Hutabarat    •    Rabu, 07 Oct 2015 11:41 WIB
ahokbasuki tjahaja purnama
Ahok Sebut RPTRA Jadi Ukuran Kekerasan Anak
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Foto: Reno Esnir/Antara

Metrotvnews.com, Jakarta: Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) dijadikan tolok ukur kekerasan pada anak di Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan apabila RPTRA sepi, maka kondisi keluarga dan sosial di sekitarnya patut dipertanyakan. 

"Kan aneh kalau dekat rumah ada taman tapi anak-anak enggak ada yang main. Ini jadi pertanyaan. Kenapa anaknya? Apakah ada KDRT? Mungkin sakit, mungkin dipukulin," kata pria yang biasa disapa Ahok itu di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2015).

Ahok menjelaskan, keluarga dan lingkungan sosial punya andil besar dalam pengawasan terhadap anak. Karena itu, menurut dia, RPTRA bisa jadi sarana untuk mengawasi tingkah laku anak yang tak terkontrol di luar rumah.

"Mestinya RT dan RW lapor ke kita dan mulai datangi rumah kalau ada yang aneh. Nah model-model begitu harus ada tempat berkumpul komunikasi makanya itu kita buat RPTRA," ujar Ahok.

Sementara itu, soal tragedi pembunuhan anak, Ahok menyerahkan langsung kepada pihak yang berwajib. Ia hanya menegaskan posisi Pemprov DKI yang menyediakan fasilitas anak sebagai kota ramah anak salah satunya dengan pembangunan RPTRA tersebut.

"Kalau buat kami DKI harus sediakan sebanyak-banyaknya RPTRA itu saja. Supaya anak-anak ini punya teman ada yang memperhatikan ada yang ngenalin," tandas dia.


(KRI)