Alasan Masinton Pasaribu Batasi Usia KPK 12 Tahun

Githa Farahdina    •    Rabu, 07 Oct 2015 15:15 WIB
revisi uu kpk
Alasan Masinton Pasaribu Batasi Usia KPK 12 Tahun
Politikus Masinton Pasaribu (kana),--Foto: MI/Mohamad Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: Masinton Pasaribu menyadari akan banyak tuduhan miring setelah masuk barisan pengusul revisi Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, ia ingin menegaskan KPK lahir sebagai antitesis kekuasaan Orde Baru untuk menegakkan hukum kepada koruptor.

"Kita bicarakan konteks kejujuran, mereposisi memformulasikan pemberantasan korupsi berjalan pascareformasi, perkembangan hukum yang dinamis ke depan, pemberantasan korupsi ada instrumen yang digunakan," jelas anggota Komisi III Fraksi PDIP itu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (7/10/2015).

Saat ini, menurut Masinton, Indonesia harus mengembalikan tata negara dan penegakan hukum pada institusi yang bersangkutan.

"Tentu ini sangat sensitif kita kaitkan UU kepolisian, kejaksaan, dan korupsi menjadi musuh utama. Ini adalah alat bagi penegakan hukum diperkuat," tambahnya.

(Baca: Pasal-Pasal yang Dianggap Bisa 'Mematikan' KPK)

Revisi ini didorong karena fungsi KPK dianggap belum optimal. KPK dinilai terus berada pada masa transisi. Ini yang harus segera diakhiri.

"Kita buat batasan waktu 12 tahun. Ada rentang 20 tahun sebenarnya, penguatan pembetantasan korupsi kurang, kita revisi kembali semangat bagaimana penataan kepolisian kita dan kejaksaan agar bisa bekerja melaksanakan penegakan hukum," tambahnya.

(Baca: Revisi UU KPK, DPR Hapus Tugas Pemberantasan Korupsi)

Istrumen penegakan hukum akan diperkuat melalui revisi UU Kepolisian dan Kejaksaan tentang peran penegakan hukum secara optimal. "Kita mengakhiri fase transisi KPK," tegasnya.

Dalam konteks ini, Masinton ingin memperkuat kepolisian. Rentang 12 tahun usia KPK setelah pengesahan UU dinilai cukup bagi kepolisian berbenah. Jika tak cukup, bisa diperpanjang menjadi 17 atau 18 tahun. "Tergantung kebutuhan memperpanjangnya," kata Masinton.


(MBM)

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

1 hour Ago

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) berpendapat hilangnya sejumlah nama politisi yang seb…

BERITA LAINNYA