Perusahaan Kertas Ancam Penyuplai Kayu yang Bakar Lahan

   •    Rabu, 07 Oct 2015 16:38 WIB
kebakaran hutan
Perusahaan Kertas Ancam Penyuplai Kayu yang Bakar Lahan
Illustrasi. MEDIA INDONESIA/Solmi

Metrotvnews.com, Pekanbaru: Perusahaan industri kehutanan dan produsen kertas, Asia Pacific Resources International Holdings Limited (April), mengancam akan memutuskan kontrak terhadap perusahaan penyuplai bahan baku kayu yang terbukti membakar hutan.

"Kita sangat tegas pada kebijakan tanpa bakar, atau no burn policy, baik itu terhadap perusahaan sendiri dan mitra kerjanya. Kita akan mengevaluasinya dan kalau perlu kita akan putuskan hubungan kerjasama," kata Director of Sustainability PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Rudi Fajar sebagaimana dikutip dari Antara, Rabu (7/10/2015).

RAPP merupakan anak perusahaan terbesar dari April. yang memiliki pabrik bubur kertas dan kertas di Kabupaten Pelalawan, Riau, dengan kapasitas dua juta ton per tahun. Selain memiliki konsesi hutan tanaman industri sendiri seluas 338 ribu hektare (ha) di Riau, April juga mengandalkan pasokan bahan baku kayu dari perusahaan mitra kerja mereka.

Rudi Fajar tidak membantah bahwa ada perusahaan mitra kerja pemasok kayu mereka yang kini berurusan dengan penegak hukum terkait dugaan kebakaran lahan dan hutan.

Salah satunya adalah PT Sumatera Riang Lestari (SRL) yang kasusnya kini dalam tahap penyelidikian di Polda Riau, bahkan sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan kebakaran lahan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sejak 2014.

Selain itu, ia juga tidak membantah telah terjadi kebakaran pada konsesi RAPP saat kondisi pada tahun ini yang sangat kering akibat dampak El Nino, namun Rudi menyatakan kebakaran di konsesi RAPP bisa ditanggulangi dengan cepat.

"Kebakaran di tempat kita tidak lebih dari satu persen dari luas konsesi yang mencapai 338 ribu ha," katanya.



(SAW)