ABB Resmikan Pabrik AIS Penuhi Kebutuhan Distribusi Energi Listrik

Husen Miftahudin    •    Rabu, 07 Oct 2015 20:05 WIB
investasi asing
ABB Resmikan Pabrik AIS Penuhi Kebutuhan Distribusi Energi Listrik
illustrasi. ANTARA/Andika Wahyu

Metrotvnews.com, Jakarta: Produsen teknologi ketenagalistrikan dan otomatisasi PT ABB Sakti Industri meresmikan fasilitas pabrik Insulated Switchgear (AIS) tegangan menengah di Tangerang. Hal ini dalam rangka memenuhi kebutuhan distribusi energi listrik.

"Pabrik baru ini akan memproduksi AIS tegangan menengah dan bagian dari rencana investasi perusahaan sebesar USD20 juta yang termasuk didalamnya pembangunan pabrik produk listrik tegangan rendah di Cibitung dan telah diresmikan tahun lalu," kata Country Managing Director ABB di Indonesia, Richard Ledgard dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (7/10/2015).

Ia menjelaskan, Switchgear yang diproduksi di pabrik baru ini akan mendukung distribusi energi listrik secara efisien dan handal dalam rangka memenuhi kebutuhan energi listrik dalam negeri. 
"Pabrik baru ini berfungsi sebagai titik suplai yang memegang peranan penting di tingkat regional. Fasilitas produksi ini akan membantu peningkatan kebutuhan konsumen di sektor distribusi energi secara global," papar dia.

Fasilitas produksi seluas 3.700 meter persegi yang terletak di Tangerang, lanjut Richard, akan memproduksi rangkaian produk AIS tegangan sedang seperti UniSwitch, UniSec, UniGear dan UniGear Digital, yang merupakan inovasi produk switchgear tegangan menengah paling inovatif.

"Pabrik semi otomatis ini dirancang untuk menjalankan proses produksi yang efisien dengan kapasitas mencapai 4.000 panel switchgear per tahun. Saat ini, lebih dari sejuta panel AIS buatan ABB telah digunakan di lebih dari 100 negara di sektor galangan lepas pantai, kapal pengangkut dan tambang LNG, kapal pesiar, industri manufaktur, gardu induk, pembangkit listrik," ujar Richard.

Sebagai informasi, fungsi switchgear dalam sistem energi listrik adalah mengendalikan, melindungi dan mengisolasi peralatan listrik untuk menjaga kestabilan suplai listrik.



(SAW)

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

6 hours Ago

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) berpendapat hilangnya sejumlah nama politisi yang seb…

BERITA LAINNYA