Kader Gerindra Membelot, 2 Pasangan Calon Pilkada Kendal Bersitegang

Iswahyudi    •    Rabu, 07 Oct 2015 21:14 WIB
pilkada serentak
Kader Gerindra Membelot, 2 Pasangan Calon Pilkada Kendal Bersitegang
Tim sukses pasangan Mirna-Masrur berupaya membubarkan deklarasi yang dilakukan ratusan orang PAC Gerindra. Foto: MTVN/Iswahyudi

Metrotvnews.com, Kendal: Mifta Reza, ketua tim pemenangan pasangan calon bupati dan wakil bupati Kendal, Mirna Annisa-Masrur Masykur, melaporkan dugaan kampanye tak bertanggung jawab (black campaign) yang dilakukan ratusan orang pengurus anak cabang (PAC) Partai Gerindra Kabupaten Kendal.

PAC Gerindra itu mendeklarasikan diri mendukung pasangan Widyakandi Susanti-Mohamad Hilmi. Kedua pasangan ini bertarung dalam pemilihan kepala daerah Kabupaten Kendal.

"Dukungan tersebut merupakan pelanggaran lantaran memakai atribut Gerindra yang jelas-jelas mendukung Mirna-Masrur. Apalagi sampai mengatasnamakan PAC Gerindra se-Kabupaten Kendal. Ini jelas kampanye hitam," kata Mifta, Rabu (7/10/2015).

Mifta mengatakan DPP Partai Gerindra merekomendasikan dukungan untuk pasangan Mirna-Masrur yang tertuang dalam Surat Rekomendasi nomor: 07-288/Rekom/DPP-GERINDRA/2015. "Surat rekomendasi itu memerintahkan semua kader dan pengurus tegak lurus mengamankan dan memenangkan pasangan Mirna-Masrur,” kata dia.

Calon bupati Mirna tak menanggapi serius dukungan tersebut. “Silakan saja mau pakai cara apa saja untuk memecah kesolidan kami. Masyarakat sudah cerdas untuk memilih pemimpinnya," ujar dia.

Sementara itu, pasangan Widyakandi Susanti-Mohamad Hilmi mengaku akan melindungi para kader Gerindra yang mendukung mereka. Keduanya bahkan akan memberi perlindungan hukum.

“Saya siap melindungi kadar Gerindra yang mendukung kami namun mendapatkan intimidasi," ujar Widya saat memberikan sambutan di hadapan ratusan kader Gerindra yang mendukungnya.



(UWA)