7 Hari Kematian PNF, Keluarga Masih Berusaha Tabah

Intan fauzi    •    Kamis, 08 Oct 2015 12:30 WIB
mayat bocah dalam kardus
7 Hari Kematian PNF, Keluarga Masih Berusaha Tabah
Persiapan tahlilan di kediaman PNF di Kalideres Jakarta Barat, Kamis (8/10/2015). Foto: Intan Fauzi/MTVN

Metrotvnews.com, Jakarta: Keluarga PNF, bocah sembilan tahun yang ditemukan tewas di dalam kardus mi instan, masih belum percaya dengan kenyataan. Tapi, ayah dan ibu bocah kelas dua SD itu berusaha mengikhlaskan kepergian anak mereka.  

"Kalau boleh jujur, jelas orang tua mana yang tak akan marah. Tapi, saya siap mengikhlaskan, bagaimana pun sesuatu yang terjadi selama ini kehendak Allah," kata Asep, ayah PNF, pada Metrotvnews.com di kediamannya, Jalan Peta Barat, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (8/10/2015).

Kondisi Ida, ibunda PNF, masih belum stabil. Asep mengatakan, mantan istrinya itu masih belum bisa menerima kepergian PNF. "Tapi jujur sisi lain terpukul, sekejam itu pelakunya. Dari sosok mamanya belum siap mengikhlaskan," tukas Asep.

Asep pun berharap pelaku cepat terungkap dan dihukum seberat-beratnya. "Pasti minta dihukum seberat-beratnya," imbuhnya.

Hari ini, keluarga sedang sibuk menyiapkan tahlilan tujuh hari meninggalnya PNF. Beberapa kerabat dekat dan tetangga turut membantu.

"Iya, ini masih sibuk (persiapan tahlilan), keluarga masih dalam keadaan berduka," tutupnya.

Seperti diketahui, jasad PNF ditemukan terbungkus kardus mie instan di Jalan Sahabat, Kalideres, Jakarta Barat, Sabtu 3 Oktober. Polisi menduga, bocah malang itu diperkosa dan dibunuh sebelum dibuang. 


(KRI)