Imbauan untuk Ibu-ibu dan Pemuda Usai Pembunuhan PNF

Intan fauzi    •    Kamis, 08 Oct 2015 13:39 WIB
mayat bocah dalam kardus
Imbauan untuk Ibu-ibu dan Pemuda Usai Pembunuhan PNF
Ilustrasi mayat. Antara Foto

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemuda di lingkungan Rawa Lele, Kalideres, Jakarta Barat, diimbau tidak berkumpul hingga larut malam. Ibu-ibu di wilayah itu juga disarankan mengantar anaknya ke sekolah.

Ketua RT 06, Rawa Lele, Roji menyampaikan imbauan itu lantaran seorang warganya, PNF, bocah berusia sembilan tahun, tewas dibunuh. Menurut Roji, pemuda yang begadang berkelompok rawan melakukan kejahatan.

"Anak-anak muda jangan ngumpul-ngumpul lagi. Itu kan pada dimintain keterangan oleh polisi," kata Roji kepada Metrotvnews.com, Kamis (8/10/2015).

(Klik: Salah Satu Saksi Kasus Pembunuhan PNF ditahan Polisi)

Roji belajar dari latar belakang polisi mengamankan A, saksi pembunuhan PNF. Saat menggeledah kediaman A, polisi menemukan narkoba. A diketahui positif narkoba.

"Jangan sampai ada lagi kasus pembunuhan seperti dialami PNF ini," ujarnya.

Dia mengatakan, warga di lingkungan RT 06 harus lebih waspada. Banyak ibu-ibu yang mengkhawatirkan anaknya pascapembunuhan PNF. "Anak-anak harus kita antar ke sekolah," tegas Roji.

Roji menilai, selama ini wilayahnya aman dari tindak pidana. Namun, mulai saat ini petugas keamanan akan lebih diintensifkan. "Keamanan saya siapkan banyak," kata Roji.

Jasad PNF ditemukan di dalam kardus pada Jumat malam pekan lalu. Polisi membidik seseorang sebagai tersangka kasus ini.

Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian mengatakan, berdasarkan hasil autopsi korban diduga disetubuhi lalu dibunuh. Kemungkinan korban mengenal pelaku.

Menurut Kapolda, PNF tidak diculik. Sebelum ditemukan tewas, PNF diketahui meninggalkan sekolah. Lokasi terakhir PNF sangat ramai warga.

"Artinya kalau ada tindak penculikan dengan kekerasan terhadap korban hampir tidak mungkin, karena akan memancing keributan dan pelaku bisa di keroyok."


(TRK)