Indonesia Sudah Rajai Laut di 1980

Angga Bratadharma    •    Kamis, 08 Oct 2015 14:21 WIB
tol laut
Indonesia Sudah Rajai Laut di 1980
Dirjen Perhubungan Laut (Hubla) Kapten Bobby R Mamahit (kiri) menjelaskan program Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, disaksikan Direktur Pemberitaan Media Indonesia (MI) Usman Kansong (kedua kanan) dan Direktur Pemberitaan Metro TV Suryopratomo, saat k

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan, Bobby R Mamahit mengungkapkan, Indonesia sudah merajai laut di dunia pada 1980-an. Di waktu tersebut, hampir di berbagai negara di dunia sudah pasti ada kapal berbendera Indonesia.

"Kalau bicara laut di zaman dulu, saya dulu berlayar setelah sekolah di 1979-an. Saya setahun berlayar dan memang Indonesia merajai laut. Saya saksinya," ungkap Bobby, dalam sebuah diskusi, di  Gedung MetroTV, Jakarta, Kamis (8/10/2015).

Menurutnya, sektor laut Indonesia begitu besar dan terlihat dari para pelautnya. Bahkan, ketika dirinya berlayar dan di  tengah laut melakukan komunikasi melalui radio, pasti ada orang Indonesia yang tengah berlayar menjawab panggilan radio tersebut.

"Di mana saja ketemu (pelaut dari Indonesia). Di tengah laut saja ketemu. Kita buka radio dan panggil lewat kode, kalau kita kodenya gudang garam, dijawab samsu, nah pasti orang Indonesia," jelas Bobby.

Tidak hanya itu, lanjut Bobby, hebatnya sektor kelautan Indonesia juga terlihat dari banyaknya orang Indonesia yang bekerja di kapal laut milik Singapura. Hal ini mengindikasikan bahwa sektor laut Indonesia memang merajai laut di dunia.

"Ada 17.500 orang Indonesia di kapal laut milik Singapura. Kalau orang Indonesia tinggalkan maka bisa tidak berlayar kapal Singapura itu," pungkasnya.
 


(SAW)

Istri Besuk Setya Novanto di Rutan KPK

Istri Besuk Setya Novanto di Rutan KPK

1 hour Ago

Keluarga telah diizinkan untuk membesuk Setya Novanto di Rutan KPK. Istri didampingi dua kolega…

BERITA LAINNYA