Komisioner KPU Bantul Terancam Sanksi

Ahmad Mustaqim    •    Kamis, 08 Oct 2015 15:00 WIB
pilkada serentak
Komisioner KPU Bantul Terancam Sanksi
Ketua Bawaslu DIY, Muhammad Najib (tengah) dan Divisi Penindakan Pelanggaran Sri Rahayu Werdiningsih (kanan). (Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Badan Pengawas Pemilu Daerah Istimewa Yogyakarta (Bawaslu DIY) akan menindaklanjuti laporan para aktivis yang tergabung dalam Forum Selamatkan Demokrasi Bantul. Laporan itu terkait penganiayaan Panwascam Sanden, Bantul serta ketidaknetralan para anggota KPU Bantul.

Baca: Aktivis: Demokrasi Bantul Diteror

"Kami akan sampaikan laporan ini ke DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu). Ini kewenangan DKPP," kata Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu DIY, Sri Rahayu Werdiningsih menanggapi laporan pelanggaran di kantornya, Kamis (8/10/2015).

Sri mengatakan tidak bisa mengambil tindakan meskipun sesama penyelenggara pemilu. "Pemeriksaan akan dilakukan DKPP. Pelanggarannya berupa kode etik. Yang memutuskan apa sanksinya, nanti DKPP," ucapnya.

Ketua Bawaslu DIY, Muhammad Najib menambahkan kalau laporan pelanggaran itu juga akan disampaikan ke pusat. Menurutnya, laporan pelanggaran dalam bentuk kode etik itu menjadi yang pertama yang diterima.

Najib berharap, laporan tersebut bukan bentuk benci terhadap penyelenggara pemilu, melainkan bentuk kecintaan pada demokrasi.

"Kami sangat meminta dukungan kepada banyak pihak untuk melakukan pengawasan," ungkapnya.


(SAN)