Pesawat Presiden Gagal Mendarat di Bandara Jambi

Antara    •    Kamis, 08 Oct 2015 16:02 WIB
asappresiden jokowi
Pesawat Presiden Gagal Mendarat di Bandara Jambi
Puluhan wartawan menunggu kedatangan Presiden Joko Widodo di depan Posko Satgas Tanggap Darurat Bencana Kabut Asap di Bandara Sultan Thaha, Kota Jambi, Kamis (8/10/2015). Foto: Solmi/MI

Metrotvnews.com, Jambi: Pesawat kepresidenan gagal mendarat di Bandara Sultan Thaha Jambi. Pasalnya, jarak pandang (visibility) di Bandara itu hanya di bawah 1.000 meter.

Akibat kondisi ini kunjungan kerja Jokowi ke Jambi yang dijadwalkan hari ini batal. Pesawat  yang ditumpangi Presiden akhirnya mendarat di Bandara Minangkabau Padang.

"Selama penerbangan visibility terus kami pantau. Karena di Jambi kabut asap masih tebal maka kami putuskan Presiden langsung mendarat di Padang. Kedatangannya ke Jambi ditunda untuk sementara," kata Kepala Bagian Media dan Analisa Berita pada Sekretariat Presiden Yudhi Wijayanto, saat jumpa pers di room VIP Bandara Jambi,  Kamis (8/10/2015).

Dia mengatakan, setibanya di Bandara Padang, Presiden diagendakan kembali ke Jambi mengunakan helikopter, namun lagi-lagi karena kabut asap masih tebal, Presiden memutuskan kunjungan ke Jambi dan melanjutkan kegiatan di Padang.

Yudhi mengungkapkan, dirinya dan tim pendahulu (advan) kepresidenan bersama Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) akan tetap berada di Jambi hingga kunjungan kerja Presiden di Sumbar usai.

"Jika cuaca dan kondisi kabut asap di Jambi mulai membaik dalam 2- 3 hari ke depan, Presiden akan melanjutkan kunjungan kerjanya dari Sumbar ke Jambi. Kemungkinan hari Sabtu tapi belum bisa kami pastikan," katanya. 

Terkait opsi kedatangan Presiden ke Jambi melalui jalur darat, Yudhi juga belum bisa memberikan keterangan secara pasti. Namun menurutnya, opsi via darat itu bisa saja dilakukan. Sebab, Presiden sangat ingin sekali melihat kondisi kabut asap dari kebakaran lahan dan hutan dan pembuatan kanal bloking di lahan-lahan perkebunan, serta melihat langsung masyarakat yang terdampak kabut asap.

Kedatangan Jokowi ke Provinsi Jambi berkaitan dengan penanggulangan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), dan penanganan penderita inspeksi saluran pernafasan atas (ISPA) oleh Pemprov Jambi sebagai dampak dari kabut asap tersebut.

Jokowi pun sudah tiga kali di jadwalkan mengunjungi Jambi. Namun tiga kali jadwal itu batal karena pesawat Presiden tidak bisa mendarat di Bandara Jambi karena jarak pandang terbatas akibat tertutup kabut asap.



(KRI)

Lokasi Sidang Praperadilan Novanto Dijaga Ketat

Lokasi Sidang Praperadilan Novanto Dijaga Ketat

38 minutes Ago

Tak sembarang orang bisa masuk ke lokasi sidang praperadilan Ketua  DPR Setya Novanto itu.…

BERITA LAINNYA