Kelembagaan dan Kegiatan Usaha Industri Modal Ventura Diperluas

Eko Nordiansyah    •    Kamis, 08 Oct 2015 16:43 WIB
ojk
Kelembagaan dan Kegiatan Usaha Industri Modal Ventura Diperluas
Deputi Komisioner Pengawas IKNB OJK Dumoly F Pardede (ANTARA FOTO/Andika Wahyu)

Metrotvnews.com, Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong revitalisasi perusahaan modal ventura sabagai upaya mendukung pendanaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Hal itu dilakukan mengingat saat ini peran industri modal ventura di sektor ekonomi kreatif masih belum maksimal.

"Program revitalisasi modal ventura, didorong untuk meningkatkan pendanaan kepada UMKM khususnya start-up business yang bergerak di sektor ekonomi kreatif," ujar Deputi Komisioner Pengawas IKNB 2 OJK Dumoli F. Pardede, di Gedung Soemitro Djojohadikusumo, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2015).

Dirinya menambahkan, sebagian besar perusahaan modal ventura yang ada saat ini melakukan kegiatan pembiayan bagi hasil seperti di perbankan. "Hal ini menyebabkan adanya missmatch antara kegiatan penyertaan modal dengan sumber pendanaan yang berasal dari pinjaman," lanjut dia.

Karena itu, OJK mengambil kebijakan memperluas jenis kelembagaan yang dapat melakukan kegiatan modal ventura yang sebelumnya hanya dilakukan PT dan Koperasi, menjadi dapat dilakukan oleh Perseroan Komanditer (PK) dan melalui pembentukan Dana Ventura dengan skema Kontrak Investasi Bersama yang merupakan bentuk Kontrak Investasi Kolektif (KIK) antara perusahaan modal ventura dan kustodian.

Selain itu, OJK juga memperluas kegiatan perusahaan modal ventura yang tidak terbatas hanya kegiatan penyertaan saham atau pembelian obligasi konversi, tetapi perusahaan modal ventura juga dapat menyalurkan pendanaan kepada usaha produktif dengan pembelian atas surat utang yang diterbitkan UMKM termasuk start-up company di berbagai elemen.

"Dengan kebijakan ini diharapkan, terciptanya industri modal ventura yang mencerminkan karakteristik modal ventura. Mengurangi missmatch. Tersedianya akses pendanaan bagi perkembangan pelaku usaha UMKM dan ekonomi kreatif. Serta terciptanya lapangan kerja baru di sektor industri kreatif serta sektor pendukungnya," pungkasnya.


(ABD)