BNN Amankan 1,5 Ton Sabu, Diskotik Tempat Peredaran Favorit

Achmad Zulfikar Fazli    •    Kamis, 08 Oct 2015 19:11 WIB
narkoba
BNN Amankan 1,5 Ton Sabu, Diskotik Tempat Peredaran Favorit
Sebanyak 23 pelaku kejahatan narkoba berhasil dibekuk Badan Narkotika Nasional (BNN) pada saat rilis penangkapan di Kantor BNN, Jakarta, Jumat (28/8).-Foto: MI/Galih Pradipta

Metrotvnews.com, Jakarta: Satu per satu sindikat narkoba internasional dibekuk Badan Narkotika Nasional (BNN). Sejak Januari hingga 8 Oktober 2015, BNN mengamankan 1,5 ton sabu.

"Dari 25 Januari 2015 sampai 8 Oktober 2015 ini, sudah hampir mencapai 1,5 ton sabu yang disita BNN," kata Deputi Penindakan dan Pengawasan BNN Irjen Pol Deddy Fauzi Elhakim di BNN, Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (8/10/2015).

Sabu yang diamankan melibatkan kurang lebih 25 sindikat internasional. Barang haram itu diedarkan ke seluruh wilayah di Indonesia.

Tempat hiburan malam merupakan lokasi peredaran terbesar. "Diskotik itu terminal akhir. Paling tinggi (peredaran) di diskotik karena yang gede-gedenya di sana. Terus di perumahan-perumahan, seperti tempat kos," kata dia.

Kemarin BNN menggagalkan usaha penyelundupan 20,4 kilogram sabu. Aparat menangkap pemilik sabu itu di kawasan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Rabu 7 Oktober 2015.

Sebelum ditangkap tersangka AS, 41, dan YB, 40, telah diintai aparat selama tiga bulan. Keduanya sempat akan transaksi di Mal Pluit, Jakarta Utara. Namun, aparat gagal menyergap tersangka.

BNN kembali menemukan jejak tersangka yang bergerak menuju Tol Cipali menggunakan mobil Mitsubhisi Pajero putih bernomor polisi L 1047 HX, sekitar pukul 18.23 WIB, Rabu (7/10/2015).

Pada saat dua target ini keluar pintu Tol Pejagan, berhenti di minimarket pukul 19.30 WIB. Kemudian anggota BNN langsung menyergapnya.

Tersangka sempat ingin melarikan diri dan melawan dengan menabrakkan mobilnya ke aparat. Aparat BNN memberikan tembakan ke arah pengemudi dan berhasil meringkusnya.


(MBM)