Terdampak Kabut Indonesia, Wisatawan Gagal Nikmati Pulau Phuket

M Rodhi Aulia    •    Kamis, 08 Oct 2015 20:18 WIB
asap
Terdampak Kabut Indonesia, Wisatawan Gagal Nikmati Pulau Phuket
Salah satu kawasan wisata pantai di Phuket, Thailand terdampak asap. (The Guardian)

Metrotvnews.com, Bangkok: Kabut asap berdampak luas hingga ke negeri Jiran. Sejumlah wisatawan mancanegara yang hendak menikmati wisata Pulau Phuket, Thailand terpaksa gigit jari lantaran pesawatnya tak bisa mendarat.

AFP melansir, pusat kontrol lalu lintas udara Thailand memantau sebanyak lima pesawat gagal mendarat di tempat wisata populer di bagian selatan Thailand tersebut. Lima pesawat tersebut akhirnya kembali lagi ke Bangkok, Kamis (8/10/2015) pagi waktu setempat.

Dua pesawat yang terbang dari Singapura juga terpaksa menunda pendaratan selama satu jam dengan berputar-putar di udara. Hal itu dilakukan, sembari menunggu jarak pandang menjadi jelas.

"Ini adalah kabut terburuk (di Pulau Phuket) dalam bertahun-tahun," kata Direktur Departemen Pencegahan dan Mitigasi Bencana Trakul Thotham, kepada AFP di Phuket.

Dari tujuh provinsi di Thailand, yang terdampak kabut asap Indonesia, Trakul mengatakan, kawasan Phuket yang terparah. Meski demikian, petugas salah satu hotel di Phuket menambahkan, para wisatawan masih sempat menikmati pantai, kendati harus menggunakan masker.

Bantuan Luar Negeri

Presiden Joko Widodo mengaku siap menerima bantuan dari luar negeri untuk mengatasi bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan. Setidaknya ada empat negara yang siap membantu. Yaitu Singapura, Rusia, Jepang dan Malaysia.

"Bantuan yang diharapkan adalah pesawat water bombing berkapasitas besar. Yang mampu mengangkut air lebih dari 10 ton," kata Kepala Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indonesia Sutopo Purwo Nugroho dalam pesan singkat yang diterima Metrotvnews.com, hari ini.

Bantuan internasional tersebut akan difokuskan di Sumatera Selatan, khususnya Ogan Komering Ilir dan Musi Banyuasin. Personil Indonesia juga akan dilibatkan dalam pemadaman api ini.

Sejauh ini, Indonesia telah mengerahkan sebanyak 25 pesawat dan helikopter untuk melakukan water bombing dan hujan buatan. Sebanyak 22.146 personil gabungan juga telah diturunkan di enam provinsi.


(MEL)

Novanto Sudah Bisa Dikunjungi

Novanto Sudah Bisa Dikunjungi

13 minutes Ago

Lembaga antirasywah telah mengizinkan tersangka kasus korupsi pengadaan KTP elektronik itu mene…

BERITA LAINNYA