Pemkot Bandung Kesulitan Tentukan Pohon Rawan Tumbang

Roni Kurniawan    •    Kamis, 08 Oct 2015 21:05 WIB
hujanpohon tumbangangin kencang
Pemkot Bandung Kesulitan Tentukan Pohon Rawan Tumbang
Kendaraan yang sedang terparkir tertimpa pohon di jalan Ganesha Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/10). Foto: Antara/Agus Bebeng

Metrotvnews.com, Bandung: Wali Kota Ridwan Kamil mengintruksikan Dinas Pemakaman dan Pertamanan (Distamkam) Kota Bandung segera mendata pohon-pohon yang rawan tumbang ketika hujan deras yang disertai angin menghampiri Kota Kembang. Namun, Kepala Distamkam Kota Bandung Arief Prasetiya mengaku kesulitan menentukkan pohon-pohon rawan tumbang.

"Pohon yang rawan tumbang tidak bisa terlihat secara kasat mata. Perlu pengamatan untuk menentukan pohon tersebut rawan tumbang atau tidak," ujar Arief saat ditemui di kantor Distamkam Bandung, Jalan Pandu, Kamis (8/10/2015).

Menurut Arief, usia pohon tak bisa dijadikan rujukan sebuah pohon rawan tumbang atau tidak. Pasalnya, masih banyak pohon di Kota Bandung yang sudah menginjak usia 100 tahun namun tetap berdiri kokoh dengan dahan yang masih kuat.

"Yang rawan justru pohon yang tak sehat," ujarnya. Namun, Arief mengaku kesulitan untuk menentukan ciri-ciri awal pohon tidak sehat.

"Sebetulnya kita sedang mendata pohon. Pohon yang tidak sehat bisa terlihat dari batangnya yang bolong. Upaya kita juga sudah kita lakukan pengurangan beban (memangkas daun dan dahan). Tapi dalam pengurangan beban berhati-hati karena kalau di gunduli keadaan panas," ujarnya.

Diskamtam mendata, sejak Januari 2015 hingga Oktober, hujan besar disertai angin yang mengakibatkan pohon tumbang sudah terjadi dua kali, yakni pada Senin, 21 September, dan Rabu, 7 Oktober kemarin.

Saat September, ada tiga kejadian pohon tumbang di Jalan Riau, Jalan Rasamala, dan Jalan Citarum. Adapun kemarin, lebih dari 30 laporan gangguan pohon, delapan di antaranya tumbang di beberapa lokasi di Kota Bandung. "Total ada 11 pohon tumbang akibat hujan deras," ujar Arief.


(UWA)