Kembangkan Pembangkit Listrik EBT, Pemerintah Minta Bantuan AS

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 08 Oct 2015 22:03 WIB
pembangkit listrik
Kembangkan Pembangkit Listrik EBT, Pemerintah Minta Bantuan AS
Pembangunan Tower Listrik AntIdhad Zakaria

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah mengakui untuk membangun pembangkit listrik di daerah terpencil dengan menggunakan energi baru terbarukan masih membutuhkan bantuan dari Amerika Serikat (AS).

Direktur Jendral Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana mengungkapkan untuk membangun pembangkit listrik berbasis EBT di pulau terluar perlu ada bantuan dari Amerika Serikat.

"Kami sudah melaksanakan pengembangan energi listrik di pulau terluar terpencil. Itu karena Indonesia negara kepualauan yang luas. Bantuan internasional sangat diharapkan diantaranya bantuan Amerika Serikat," kata Rida dalam konverensi pers di Kantor Direktur Jendral Ketenagalistrikan, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Kamis (8/10/2015).

Menurutnya, dengan mendapat bantuan dari negara paman sam tersebut dapat mempercepat pengembangan energi baru terbarukan dalam bentuk listrik.

"Itu salah satu cara mempercepat pembangunan energi EBT dalam bentuk listrik," ujar dia.

Lebih lanjut, mengenai EBT, Rida menyampaikan permasalahan pengembangan energi baru tidak sampai disutu saja. Ada pembengkakan biaya listrik bila menggunakan energi konvensional. Oleh karena itu, Pemerintah menegaskan dalam Undang-Undang Energi mengatur bahwa pemerintah harus menyediakan subsidi untuk pengembangan EBT sebagai solusinya.

‎"Fit ini tarif itu akan lebih mahal darioada pembangkit listrik berbahan konvensional dan batubara. Akibatnya untuk kasus kita ini penggunaan EBt sendirinya akan sedikit menambah subsidi kita. tetapi itu sudah dijamin undang-undang energi itu sendiri," pungkas dia.


(SAW)

Dalami Konten Video, Polisi Kembali Periksa Miryam Pekan Ini

Dalami Konten Video, Polisi Kembali Periksa Miryam Pekan Ini

4 hours Ago

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya akan kembali memeriksa Miryam S Ha…

BERITA LAINNYA