Ramalan Partai Perindo Jika Ekonomi Lesu Hingga 2016

Wandi Yusuf    •    Kamis, 08 Oct 2015 23:17 WIB
partai politik
Ramalan Partai Perindo Jika Ekonomi Lesu Hingga 2016
Ilustrasi. Foto: Antara/R. Rekotomo

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo meramalkan kondisi ekonomi Indonesia akan semakin terpuruk jika sampai 2016 pelemahan ekonomi tak segera bisa diatasi. Menurutnya, krisis 1998 akan kembali terjadi.

“Saat ini yang kita hadapi bukan krisis keuangan lagi, tetapi krisis ekonomi yang sangat struktural. Semua pihak kena dari atas sampai bawah. Yang bawah lebih cepat kenanya karena dengan dollar yang tinggi, ekonomi mereka langsung terdampak. Karena mayoritas bahan makanan impor," kata Hary, dalam keterangan persnya, Kamis (8/10/2015).

Ditambah lagi, kata dia, saat ini Indonesia tak lagi memiliki fundamental ekonomi yang kuat. Tak ada yang bisa diandalkan Indonesia sejak harga komoditas mengalami penurunan. Hary menyitir pada tahun 70-an yang saat itu Indonesia ditopang bom minyak. "Indonesia masih menjadi pengekspor minyak kala itu," ujarnya.

Selanjutnya pada tahun 80-an hingga 90-an Indonesia bersandar pada industri. Pada 2000 hingga tiga tahun yang lalu Indonesia memiliki andalan, yaitu komoditas. “Simpulannya, apa yang menjadi kekuatan Indonesia di masa lalu sudah tidak ada lagi,” kata dia.

Hary juga menyoroti masalah kesenjangan sosial. “Pembangunan ekonomi Indonesia lebih cenderung kepada masyarakat menengah ke atas. Sudah sejak zaman Orde Baru. Kita sering fokus pada proyek-proyek besar sehingga makin lama kesenjangan makin lebar, sehingga masyarakat kita di tatanan menengah ke bawah seperti petani, nelayan, UMKM, buruh, selalu ketinggalan. Apalagi dengan kondisi kita saat ini, semakin kelihatan sekali,” kata Hary.

Dia meminta pemerintah memperhatikan ekonomi lemah. Menurutnya, pemerintah perlu menopang usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) supaya masyarakat menengah ke bawah punya fundamen ekonomi yang kuat.

"Pertanian juga begitu, masalahnya lahan, akses ke modal. Kalau tidak punya modal berhubungannya dengan tengkulak dan petani tak bisa keluar dari lingkaran itu," kata dia.



(UWA)

Hakim Tolak Eksepsi KPK

Hakim Tolak Eksepsi KPK

2 hours Ago

Itu berarti, proses praperadilan terhadap Novanto bakal dilanjutkan ke tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA